IAIKHOZINIAIKHOZIN

Tanmiya: Journal of Sharia Business ManagementTanmiya: Journal of Sharia Business Management

Fenomena masalah kualitas obat dan pelayanan kesehatan semakin menarik perhatian masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Pentingnya menjaga kualitas produk dan pelayanan pada usaha apotek guna mempertahankan kepercayaan konsumen di tengah persaingan yang semakin ketat, khususnya pada praktik bisnis yang dipengaruhi nilai budaya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan manajemen strategi pemasaran berbasis budaya bisnis Tionghoa dalam menjaga kualitas serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip syariah di Apotek Bima Sehat Blora. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik, karyawan, dan konsumen, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran diterapkan melalui penekanan pada kualitas produk dan pelayanan, pemilihan lokasi strategis, pengelolaan stok dan kontrol masa kedaluwarsa secara rutin, serta kerja sama dengan distributor terpercaya, yang didukung nilai budaya seperti kejujuran, kepercayaan, dan relasi jangka panjang. Dari perspektif syariah, praktik tersebut selaras dengan prinsip shiddiq, amanah, dan fathanah. Kesimpulannya, integrasi budaya bisnis Tionghoa dalam strategi pemasaran efektif menjaga kualitas sekaligus memenuhi nilai etika bisnis Islam, dengan implikasi bahwa pendekatan berbasis nilai dapat meningkatkan kepercayaan dan keberlanjutan usaha.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen strategi marketing berbasis budaya bisnis Tionghoa di Apotek Bima Sehat Blora telah berjalan dengan baik dalam menjaga kualitas produk dan pelayanan.Hal ini terlihat dari penerapan beberapa strategi utama, yaitu menjual produk obat Tionghoa yang telah teruji kualitasnya, memilih lokasi usaha yang strategis, mengutamakan pelayanan yang ramah dan profesional, menjaga kelengkapan produk melalui sistem stok yang terkontrol, serta bekerja sama dengan Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang terpercaya.Strategi-strategi tersebut menunjukkan adanya struktur dalam meningkatkan kepercayaan konsumen serta mempertahankan kualitas usaha.Selain itu, dari perspektif syariah, manajemen strategi marketing yang diterapkan oleh Apotek Bima Sehat juga telah sesuai dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam.Hal ini tercermin dalam penerapan nilai-nilai utama seperti shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), dan fathanah (cerdas).Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi marketing yang diterapkan tidak hanya efektif secara bisnis, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai syariah yang menekankan etika dan tanggung jawab dalam berusaha.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai strategi pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) dan bagaimana hal ini mempengaruhi loyalitas pelanggan. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut mengenai peran dan kontribusi karyawan dalam menjaga kualitas pelayanan, serta bagaimana strategi pemilihan karyawan yang kompeten dapat memperkuat kepercayaan konsumen. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak penerapan nilai-nilai syariah dalam strategi pemasaran terhadap keberlanjutan usaha, khususnya dalam hal menciptakan hubungan jangka panjang dengan konsumen dan meningkatkan kepercayaan.

  1. Analisis Sistem Marketing Syariah Pada Marketing Mix Outlet Whoops Tea Kota Pekalongan | SAINTIFIKA ISLAMICA:... doi.org/10.32678/saintifikaislamica.v9i1.6791Analisis Sistem Marketing Syariah Pada Marketing Mix Outlet Whoops Tea Kota Pekalongan SAINTIFIKA ISLAMICA doi 10 32678 saintifikaislamica v9i1 6791
Read online
File size197.88 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test