UNESAUNESA

Adornata : Ethnobeauty and Wellness JournalAdornata : Ethnobeauty and Wellness Journal

Makeup pengantin adalah aktivitas merias wajah pada pengantin yang bertujuan untuk menonjolkan kelebihan dan menutupi kekurangan wajah. Dalam proses merias pengantin, umumnya para seniman rias menggunakan teknik merias yang dimulai dari alis dan dimulai dari Kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi, kelemahan, kelebihan, dan standar hasil kerja rias yang baik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan metode pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan total responden 159 dari Mahasiswa Rias UNESA. Metode analisis data yang digunakan adalah uji statistik t-test sampel independen menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini adalah teknik merias yang dimulai dari alis memiliki nilai semua aspek 23,1195 dan nilai rata-rata perhitungan semua aspek pernyataan adalah 2,889, teknik merias yang dimulai dari Kompleks memiliki nilai semua aspek 22,679 dan nilai rata-rata perhitungan semua aspek pernyataan adalah 2,834, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara proses merias dari alis dan proses merias dari Kompleks. Rata-rata perbedaan antara kedua kelompok adalah 0,912 dengan Standard Error 0,437. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kedua teknik memiliki kelebihan masing-masing, teknik yang dimulai dari alis lebih direkomendasikan untuk proses merias yang lebih efisien.

Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa proses merias yang dimulai dari alis menghasilkan hasil yang lebih baik dibandingkan teknik yang dimulai dari Kompleks.Hasil akhir menggunakan teknik ini secara konsisten dinilai dalam kategori baik.Penilaian ini terlihat pada ketepatan dalam membentuk alis, harmonisasi antara alis dan struktur wajah, serta ketajaman detail rias.Nilai rata-rata hasil rias yang dimulai dari alis lebih tinggi daripada teknik lainnya, yang menunjukkan efektivitas metode ini dalam menghasilkan rias pengantin Nusantara yang memenuhi standar estetika.Teknik merias yang dimulai dari Kompleks juga mencapai skor dalam kategori baik, tetapi secara rata-rata skor-skornya sedikit lebih rendah daripada metode alis.Proses ini memungkinkan mahasiswa untuk fokus menciptakan Kompleks yang rata dan halus di awal, tetapi dapat menimbulkan tantangan pada tahap pembentukan alis, terutama dalam menjaga proporsi dan keseimbangan dengan struktur wajah lainnya.Dalam praktik rias Nusantara, teknik ini membutuhkan penyesuaian lebih setelah menyelesaikan Kompleks, yang dapat mempengaruhi efisiensi proses merias.Proses penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memilih antara memulai rias dari alis atau Kompleks tergantung pada situasi dan kondisi pribadi mereka, karena setiap teknik dapat mempengaruhi proses merias.Mahasiswa yang menggunakan teknik alis pertama cenderung menyelesaikan rias dengan lebih efisien dan mencapai hasil yang memuaskan.Sehingga, penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kedua teknik memiliki kelebihan masing-masing, teknik alis pertama direkomendasikan untuk proses merias yang lebih efisien.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi teknik-teknik rias yang lebih efisien dan efektif, terutama dalam konteks rias pengantin Nusantara. Studi ini dapat berfokus pada pengembangan strategi dan teknik baru yang dapat mempercepat proses rias tanpa mengorbankan kualitas estetika.. . 2. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh teknik rias yang dimulai dari alis terhadap hasil akhir rias secara keseluruhan. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana teknik ini mempengaruhi keseimbangan dan proporsi wajah, serta bagaimana hal itu dapat meningkatkan kualitas rias secara keseluruhan.. . 3. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menguji pengaruh teknik rias yang dimulai dari Kompleks terhadap hasil akhir rias. Studi ini dapat mengeksplorasi tantangan dan manfaat yang terkait dengan teknik ini, terutama dalam hal penyesuaian warna dan tekstur, serta bagaimana hal itu dapat mempengaruhi efisiensi dan kualitas rias.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan teknik rias pengantin Nusantara, baik dari segi efisiensi, estetika, maupun kualitas hasil akhir.

Read online
File size249.91 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test