ALMAATAALMAATA
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Latar Belakang: Banyaknya berbagai jenis jajan saat ini yang beredar tidak aman dikonsumsi anak usia sekolah dasar di lingkungan sekolah maupun dirumah. Makanan jajanan yang ditawarkan penjual belum tentu menyehatkan dan hal yang disukai anak-anak sekolah dasar tetapi sayangnya tidak semuanya aman dikonsumsi oleh anak. Tujuan : Untuk menilai pengaruh media penyuluhan gizi terhadap perilaku jajan siswa di SD Negeri 107422 Pagar Jati Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pretest-posttest group. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 107422 Pagar Jati dan dilakukan pada bulan September dan Oktober 2019. Populasi sebanyak 60 siswa dan sampel terbagi menjadi 2 kelompok dengan jumlah masing-masing sebanyak 30 siswa dan pengambilan sampel secara proportional random sampling. Analisis data dengan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Ada pengaruh media penyuluhan gizi terhadap sikap dan tindakan konsumsi makanan jajanan pada siswa sekolah dasar baik dengan menggunakan powerpoint (p=0,000) maupun leaflet (p=0,000). Skor rata-rata sikap dan tindakan siswa meningkat dari pretest ke posttest dan lebih tinggi peningkatannya pada penggunaan media powerpoint. Kesimpulan: Terdapat pengaruh positif media penyuluhan gizi terhadap sikap dan tindakan siswa dengan perilaku jajan siswa. Bagi siswa diharapkan selalu memilih makanan sehat dan tidak memilih jajanan yang kurang sehat.
Penelitian ini menunjukkan bahwa media penyuluhan gizi memiliki pengaruh positif terhadap sikap dan tindakan siswa dalam memilih makanan jajanan.Peningkatan sikap dan tindakan siswa lebih signifikan terlihat pada penggunaan media powerpoint dibandingkan leaflet.Oleh karena itu, penggunaan media penyuluhan gizi, terutama powerpoint, dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan perilaku jajan sehat pada siswa sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku jajan siswa, seperti pengaruh teman sebaya, lingkungan keluarga, dan ketersediaan makanan sehat di sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas berbagai jenis media penyuluhan gizi yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa, seperti video animasi, permainan edukatif, atau aplikasi mobile. Ketiga, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif siswa dalam proses penyusunan materi penyuluhan gizi, sehingga materi tersebut lebih relevan dan mudah dipahami oleh mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang perilaku jajan siswa dan menghasilkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan dan gizi siswa di sekolah.
| File size | 241.47 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Jenis penelitian analitik observasional dengan studi desain cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 568 balita stunting berusia 0-59 bulan di KabupatenJenis penelitian analitik observasional dengan studi desain cross sectional. Subjek penelitian sebanyak 568 balita stunting berusia 0-59 bulan di Kabupaten
ALMAATAALMAATA Tingginya kadar LDL sering dikaitkan dengan berbagai permasalahan kesehatan seperti Atherosklerosis, Stroke, dan lain sebagainya. Upaya untuk menurunkanTingginya kadar LDL sering dikaitkan dengan berbagai permasalahan kesehatan seperti Atherosklerosis, Stroke, dan lain sebagainya. Upaya untuk menurunkan
ALMAATAALMAATA Sejumlah 30. 3% responden mempunyai citra tubuh negatif. Nilai median perilaku melewatkan makan responden adalah 2 kali/minggu. Responden yang mempunyaiSejumlah 30. 3% responden mempunyai citra tubuh negatif. Nilai median perilaku melewatkan makan responden adalah 2 kali/minggu. Responden yang mempunyai
ALMAATAALMAATA 75 - 12. 2) dan berasal dari keluarga dengan penghasilan rendah (OR = 1. 9 95% CI = 1. 08 - 3. 2), setelah mengendalikan variabel lain. Pada populasi berpenghasilan75 - 12. 2) dan berasal dari keluarga dengan penghasilan rendah (OR = 1. 9 95% CI = 1. 08 - 3. 2), setelah mengendalikan variabel lain. Pada populasi berpenghasilan
UNIMAUNIMA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tata ruang kantor terhadap kinerja pegawai di Universitas Klabat. Metode dalam penelitian iniTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tata ruang kantor terhadap kinerja pegawai di Universitas Klabat. Metode dalam penelitian ini
SAINTISPUBSAINTISPUB Hasil menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi tergolong cukup baik. Akomodasi fisik, media, dan administratif umumnya tersedia, meskipunHasil menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi tergolong cukup baik. Akomodasi fisik, media, dan administratif umumnya tersedia, meskipun
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 10 siswa. Hasilnya,Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 10 siswa. Hasilnya,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Pendekatan pembelajaran hibrida, yang menggabungkan daring dan tatap muka, terbukti efektif dalam menjaga keterlibatan siswa dan memenuhi kebutuhan belajarPendekatan pembelajaran hibrida, yang menggabungkan daring dan tatap muka, terbukti efektif dalam menjaga keterlibatan siswa dan memenuhi kebutuhan belajar
Useful /
ALMAATAALMAATA 55SD, umur balita terendah pada kelompok kasus 24 bulan dan pada kelompok kontrol 27 bulan. Sebagian besar pekerjaan ibu baik pada kelompok kasus (51.55SD, umur balita terendah pada kelompok kasus 24 bulan dan pada kelompok kontrol 27 bulan. Sebagian besar pekerjaan ibu baik pada kelompok kasus (51.
ALMAATAALMAATA Faktor-faktor risiko stunting dapat bervariasi tergantung pada kondisi sosial ekonomi, budaya, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode surveiFaktor-faktor risiko stunting dapat bervariasi tergantung pada kondisi sosial ekonomi, budaya, dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode survei
ALMAATAALMAATA Latar Belakang: Jumlah penduduk muslim sebanyak 236,53 juta pada tahun 2021, atau sebesar 86,9% dari total populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 273,32Latar Belakang: Jumlah penduduk muslim sebanyak 236,53 juta pada tahun 2021, atau sebesar 86,9% dari total populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 273,32
ALMAATAALMAATA Variabel dependen adalah prevalensi stunting dan severe stunting. Variabel independen meliputi faktor-faktor di tingkat sosial dengan mengendalikan faktor-faktorVariabel dependen adalah prevalensi stunting dan severe stunting. Variabel independen meliputi faktor-faktor di tingkat sosial dengan mengendalikan faktor-faktor