ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Latar Belakang: Jumlah penduduk muslim sebanyak 236,53 juta pada tahun 2021, atau sebesar 86,9% dari total populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 273,32 juta. Di Indonesia, Pemerintah mewajibkan agar semua produk pangan disertifikasi halal, akan tetapi belum semua produsen pangan mengerti kepentingan dari sertifikasi halal. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan dan sikap dalam pemilihan pangan halal dan tayyib pada umat muslim. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan jumlah responden sebesar 89 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Pemberian edukasi terkait pangan halal dan tayyib diberikan secara online melalui zoom meeting. Sebelum dan sesudah edukasi dilakukan pengukuran pengetahuan dan sikap menggunakan kuesioner online melalui google form. Hasil: Responden yang mendapatkan informasi mengenai pangan halal dan tayyib dari media social sebesar 88,76%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap sebelum dan setelah pemberian edukasi (p<0,005). Nilai rata-rat pengetahuan meningkat setelah edukasi, namun tidak pada sikap yang menurun setelah edukasi. Kesimpulan: Pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan terkait pangan halal dan thoyyib (p<0,005). Pada penelitian selanjutnya edukasi dapat diberikan baik secara daring maupun luring dengan media edukasi yang lebih menarik.

Pemberian edukasi halal dan thoyyib dapat meningkatkan pengetahuan namun tidak mengubah sikap responden.Untuk memperluas kesadaran, diperlukan pendidikan massal mengenai aspek halal dan thoyyib, khususnya bagi umat muslim.Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan metode online atau offline yang lebih lama dan memanfaatkan media edukasi yang lebih menarik.

Pertama, meneliti efek program pengajaran blended learning yang menggabungkan sesi online dan tatap muka selama 6 bulan untuk menilai perubahan pengetahuan dan sikap, serta melihat interaksi antara faktor religiositas dan motivasi belajar. Kedua, mengeksplorasi peran influencer media sosial dalam memfasilitasi penyebaran informasi halal di kalangan remaja, dan mengukur dampaknya terhadap persepsi dan perilaku konsumen. Ketiga, membandingkan efektivitas media visual storytelling (infografis, video pendek) dan kuliah konvensional dalam meningkatkan pemahaman serta memutarbalikkan sikap negatif, dengan memanfaatkan analisis kuantitatif dan kualitatif serta mengendalikan variabel demografis.

  1. The effect of education on knowledge and attitude In halal and tayyib food selection among Muslim | Jurnal... doi.org/10.21927/ijnd.2023.11(2).55-61The effect of education on knowledge and attitude In halal and tayyib food selection among Muslim Jurnal doi 10 21927 ijnd 2023 11 2 55 61
Read online
File size473.54 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test