ALMAATAALMAATA
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Latar Belakang: Bertambahnya usia dapat menyebabkan perubahan kondisi fisiologis dan psikologis, salah satunya adalah peningkatan kadar asam urat dalam darah atau yang biasa disebut dengan hiperurisemia. Kadar asam urat yang tinggi dalam darah jika tidak ditanggulangi dan dibiarkan dalam rentang waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit ginjal kronis, kerusakan sendi dan penyakit kardiovaskular. Prevalensi kejadian hiperurisemia di Indonesia pada tahun 2015 sebesar 18%. Penelitian terkait status menopause dan status gizi pada wanita usia 15-54 tahun di Indonesia masih belum banyak diteliti dengan mengambil beberapa provinsi untuk dijadikan sampel.. Tujuan: Menganalisis hubungan antara status menopause dan status gizi dengan kadar asam urat pada wanita usia 15-54 tahun di Indonesia.. Metode: Desain pada penelitian ini yaitu cross sectional dengan subjek wanita berusia 15-54 tahun pada 10 provinsi di Indonesia dengan total jumlah responden sebanyak 606 responden. Teknik sampling untuk penentuan provinsi dan kota menggunakan purposive sampling dan penentuan kecamatan atau kelurahan menggunakan random sampling. Kadar asam urat diperoleh dari pengukuran darah kapiler dan status gizi diperoleh dari pengukuran antropometri yang dilakukan oleh tenaga kesehatan terampil. Status menopause diperoleh dari wawancara oleh enumerator terlatih yang menanyakan terkait riwayat menstruasi dalam satu tahun. Pengelompokkan status menopause dibagi menjadi belum menopause, pra menopause dan menopause.. Hasil: Sebanyak 42,9% dari total responden mengalami obesitas, sebagian besar berada pada kelompok usia 41-54 tahun. Subjek yang menderita hiperurisemia sebanyak 21.1% dan yang telah memasuki masa menopause dalam penelitian ini sebanyak 11.4%. Adanya hubungan yang signifikan antara status menopause dengan kadar asam urat (p=0,031) dan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kadar asam urat (p<0,001;r=0,193).
Kadar asam urat pada wanita yang obesitas dan menopause cenderung akan meningkat jika dibandingkan dengan wanita yang berstatus gizi normal dan belum menopause.Penelitian ini menemukan hubungan signifikan antara status menopause dan kadar asam urat, serta antara status gizi dan kadar asam urat.Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pencegahan obesitas dan pengelolaan status gizi pada wanita, terutama menjelang dan setelah menopause, untuk menjaga kadar asam urat tetap dalam rentang normal.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi peran faktor-faktor lain seperti asupan makanan, aktivitas fisik, dan genetik dalam mempengaruhi kadar asam urat pada wanita Indonesia. Studi longitudinal diperlukan untuk memahami hubungan kausal antara status menopause, status gizi, dan perkembangan hiperurisemia seiring waktu, serta dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang. Selain itu, penelitian intervensi yang berfokus pada perubahan gaya hidup, seperti diet sehat dan olahraga teratur, dapat dieksplorasi untuk mencegah dan mengelola hiperurisemia pada wanita, khususnya yang memasuki masa menopause, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik antar wilayah di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan menjadi dasar pengembangan strategi pencegahan dan penanganan hiperurisemia yang efektif bagi wanita Indonesia.
- Correlation of menopausal status, nutritional status, and uric acid level in Indonesian women | Jurnal... doi.org/10.21927/ijnd.2024.12(6).397-405Correlation of menopausal status nutritional status and uric acid level in Indonesian women Jurnal doi 10 21927 ijnd 2024 12 6 397 405
- Serum Uric Acid and Components of the Metabolic Syndrome in Non-Diabetic Populations in Mauritian Indians... journals.sagepub.com/doi/full/10.1089/met.2007.0028Serum Uric Acid and Components of the Metabolic Syndrome in Non Diabetic Populations in Mauritian Indians journals sagepub doi full 10 1089 met 2007 0028
- Body mass index and factors associated with overweight and obesity: a crosssectional in a small city... doi.org/10.2427/7539Body mass index and factors associated with overweight and obesity a crosssectional in a small city doi 10 2427 7539
- Association of Uric Acid with Metabolic Syndrome in Men, Premenopausal Women and Postmenopausal Women.... mdpi.com/1660-4601/11/3/2899Association of Uric Acid with Metabolic Syndrome in Men Premenopausal Women and Postmenopausal Women mdpi 1660 4601 11 3 2899
| File size | 118.78 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi asupan mikronutrien zat besi dan seng dengan infeksi protozoa usus pada balita stunting di KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi asupan mikronutrien zat besi dan seng dengan infeksi protozoa usus pada balita stunting di Kabupaten
ALMAATAALMAATA Penelitian ini mengidentifikasi bahwa tinggi badan ibu yang kurang dari 150 cm, panjang badan lahir yang pendek, dan riwayat paparan pestisida pada anakPenelitian ini mengidentifikasi bahwa tinggi badan ibu yang kurang dari 150 cm, panjang badan lahir yang pendek, dan riwayat paparan pestisida pada anak
ALMAATAALMAATA Bagi siswa diharapkan selalu memilih makanan sehat dan tidak memilih jajanan yang kurang sehat. Penelitian ini menunjukkan bahwa media penyuluhan giziBagi siswa diharapkan selalu memilih makanan sehat dan tidak memilih jajanan yang kurang sehat. Penelitian ini menunjukkan bahwa media penyuluhan gizi
ALMAATAALMAATA Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Indonesia. Karena kesimpulan tidak ditemukan dalam dokumen,Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Indonesia. Karena kesimpulan tidak ditemukan dalam dokumen,
ALMAATAALMAATA Sejumlah 30. 3% responden mempunyai citra tubuh negatif. Nilai median perilaku melewatkan makan responden adalah 2 kali/minggu. Responden yang mempunyaiSejumlah 30. 3% responden mempunyai citra tubuh negatif. Nilai median perilaku melewatkan makan responden adalah 2 kali/minggu. Responden yang mempunyai
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Hasil PkM menunjukkan bahwa rata-rata balita berumur 3 tahun 50%, laki-laki 50% dan perempuan 50%, balita yang tidak mendapatkan asi eksklusif 70%, pendidikanHasil PkM menunjukkan bahwa rata-rata balita berumur 3 tahun 50%, laki-laki 50% dan perempuan 50%, balita yang tidak mendapatkan asi eksklusif 70%, pendidikan
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat menuntut berbagai macam kompetensi dan juga karakter untuk menghadapi situasi yang terusPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat menuntut berbagai macam kompetensi dan juga karakter untuk menghadapi situasi yang terus
KEMENSOSKEMENSOS Temuan ini menekankan pentingnya memahami interaksi antara faktor psikologis dan sosial dalam menanggulangi ujaran kebencian di media sosial. ImplikasiTemuan ini menekankan pentingnya memahami interaksi antara faktor psikologis dan sosial dalam menanggulangi ujaran kebencian di media sosial. Implikasi
Useful /
ALMAATAALMAATA Berat badan kurang menyebabkan gangguan perkembangan, peningkatan kerentanan terhadap infeksi, tingkat keparahan penyakit, dan mortalitas. Salah satu penyebabBerat badan kurang menyebabkan gangguan perkembangan, peningkatan kerentanan terhadap infeksi, tingkat keparahan penyakit, dan mortalitas. Salah satu penyebab
ALMAATAALMAATA Tujuan: Melatih promotor gizi yang dapat melakukan deteksi dini dan pencegahan gizi buruk dengan baik dan efisien di tingkat Dasa Wisma sebagai upaya pencegahanTujuan: Melatih promotor gizi yang dapat melakukan deteksi dini dan pencegahan gizi buruk dengan baik dan efisien di tingkat Dasa Wisma sebagai upaya pencegahan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Hasil menunjukkan 15 % peserta mengalami katarak, 73% rabun jauh atau dekat, dan 12% mata normal. Edukasi kesehatan mata dan rujukan di berikan kepadaHasil menunjukkan 15 % peserta mengalami katarak, 73% rabun jauh atau dekat, dan 12% mata normal. Edukasi kesehatan mata dan rujukan di berikan kepada
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Metode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara Mawar Sharon Peduli, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta 72 orang tenaga kesehatan profesional dari berbagaiMetode pelaksanaan melibatkan kolaborasi antara Mawar Sharon Peduli, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, serta 72 orang tenaga kesehatan profesional dari berbagai