UIN BANTENUIN BANTEN

Al AhkamAl Ahkam

Penelitian ini memeriksa bagaimana tradisi Maccera Manurung di Desa Labuku menggabungkan praktik budaya dengan prinsip Islam, menyoroti nilai-nilai spiritual, sosial, dan budaya serta dampaknya terhadap kohesi sosial dan struktur komunitas. Pendekatan metodologinya melibatkan penelitian lapangan kualitatif deskriptif dengan perspektif normatif, historis, fenomenologis, dan sosiologis. Hasil menunjukkan bahwa Maccera Manurung berfungsi sebagai mekanisme pencapaian kesejahteraan sosial dan spiritual melalui integrasi nilai Islam dalam adat, memelihara identitas budaya, dan memperkuat solidaritas sosial.

Tradisi Maccera Manurung di Desa Labuku memadukan nilai waqaf (kewajiban), kesederhanaan, dan tanggung jawab sebagai manifestasi maslahat sesuai Maqāṣid al-Syarīah, yang memungkinkan keseimbangan kebutuhan duniawi dan spiritual serta memperkuat solidaritas sosial.Implementasi ritual, termasuk pahala korban, kunjungan makam, dan doa, menegaskan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam serta menumbuhkan rasa kebersamaan.Dengan demikian, Maccera Manurung tidak hanya melindungi identitas budaya, namun juga meningkatkan kesejahteraan spiritual dan sosial masyarakat.

Salah satu arah penelitian lanjutan adalah meneliti dampak jangka panjang penerapan prinsip maslahat dalam tradisi Maccera Manurung terhadap peran generasi muda dalam menjaga nilai keagamaan dan budaya, sehingga dapat dipahami mekanisme transfer nilai antar generasi. Penelitian lain dapat memfokuskan pada perbandingan efektivitas ritus Maccera Manurung dengan praktik budaya serupa di wilayah lain, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat disesuaikan untuk memperkuat solidaritas komunitas di konteks modern. Terakhir, studi eksperimental dapat mengevaluasi pengaruh partisipasi aktif dalam Maccera Manurung terhadap tingkat kepuasan hidup dan kesehatan mental masyarakat, yang dapat memberi dasar empiris bagi kebijakan pelestarian kebudayaan dan kebijakan kesehatan masyarakat.

  1. Media Syariah. fiqh responsive sewu kupat muria tradition kudus syari wahana kajian islam pranata sosial... doi.org/10.22373/jms.v24i2.12301Media Syariah fiqh responsive sewu kupat muria tradition kudus syari wahana kajian islam pranata sosial doi 10 22373 jms v24i2 12301
  2. Humans and the de-creation of God in the contemporary society | Ekeke | HTS Teologiese Studies / Theological... doi.org/10.4102/hts.v80i2.9843Humans and the de creation of God in the contemporary society Ekeke HTS Teologiese Studies Theological doi 10 4102 hts v80i2 9843
Read online
File size464.8 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test