UIN BANTENUIN BANTEN

Al AhkamAl Ahkam

Regulasi mengenai pengembangan Unit Usaha Syariah (UUS) sering mengalami perubahan, contohnya dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah di Pasal 68 ayat 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi OJK tentang spin-off Unit Usaha Syariah dari perspektif hukum sistem menurut Lawrence M. Friedman dengan fokus pada aspek struktural, substansi, dan budaya, serta perspektif hukum Islam mengenai kepatuhan syariah dan pertimbangan etika. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologis-legalis. Data dikumpulkan melalui dokumentasi undang-undang Indonesia terkait spin-off, termasuk UU Nomor 21 Tahun 2008. Hasilnya menunjukkan bahwa regulasi OJK memiliki dampak positif pada pengembangan UUS melalui peningkatan transparansi anggaran, integritas, dan efisiensi operasional, serta berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan dan kepatuhan terhadap prinsip Islam.

Regulasi OJK dalam spin-off Unit Usaha Syariah penting untuk memperkuat kemandirian dan integritas UUS sehingga dapat beroperasi secara adil, transparan, dan sesuai nilai etika Islam.Pengaturan ini juga menegakkan pemisahan antara kegiatan syariah dan konvensional, menjaga kepatuhan syariah sekaligus meningkatkan peluang UUS berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.Implementasi regulasi ini memberikan dasar hukum yang kuat bagi UUS untuk beroperasi secara mandiri, memungkinkan mereka untuk menyesuaikan produk dan layanan sesuai kebutuhan pasar serta mempromosikan inovasi dan kompetisi sehat dalam sektor keuangan Islam.

Pertanyaan penelitian baru dapat dirumuskan dengan menelusuri dampak jangka panjang spin-off UUS terhadap penetrasi produk syariah di kalangan masyarakat non-sama, baik dari sisi kepercayaan publik maupun persepsi nilai tambah layanan. Selanjutnya, studi longitudinal tentang efektivitas kebijakan OJK dalam memfasilitasi transisi UUS menjadi bank syariah komersial dapat memperkaya pemahaman tentang mekanisme regulasi dan praktik kepatuhan. Terakhir, eksplorasi pengaruh sinergi antara UUS yang berhasil berdiri sendiri dan jaringan distribusi bank konvensional dapat membuka perspektif tentang model kerjasama yang optimal dalam memaksimalkan distribusi produk syariah sambil menjaga keberlanjutan operasional.

  1. Analisis tingkat efisiensi unit usaha syariah perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dalam mempersiapkan... Doi.Org/10.29210/020221877Analisis tingkat efisiensi unit usaha syariah perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dalam mempersiapkan Doi Org 10 29210 020221877
  2. PELUANG DAN TANTANGAN SPIN OFF UNIT USAHA SYARIAH MENJADI BANK UMUM SYARIAH | Al Qalam. peluang tantangan... Doi.Org/10.32678/Alqalam.V33i1.383PELUANG DAN TANTANGAN SPIN OFF UNIT USAHA SYARIAH MENJADI BANK UMUM SYARIAH Al Qalam peluang tantangan Doi Org 10 32678 Alqalam V33i1 383
  3. Analysis of Sharia Business Unit Spin-Off Regulations and Islamic Law | Al Ahkam. analysis sharia business... doi.org/10.37035/ajh.v20i1.9802Analysis of Sharia Business Unit Spin Off Regulations and Islamic Law Al Ahkam analysis sharia business doi 10 37035 ajh v20i1 9802
  4. Analisis Pengaruh Spin-Off Bagi Unit Usaha Syariah di Indonesia | Muslim Heritage. analisis pengaruh... Doi.Org/10.21154/Muslimheritage.V6i1.2851Analisis Pengaruh Spin Off Bagi Unit Usaha Syariah di Indonesia Muslim Heritage analisis pengaruh Doi Org 10 21154 Muslimheritage V6i1 2851
Read online
File size616.28 KB
Pages30
DMCAReport

Related /

ads-block-test