UNMUNM

Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development

Penelitian ini menganalisis resiliensi siswa korban Bullying dan penanganannya terhadap satu siswa di SMK Negeri 1 Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) gambaran resiliensi pada siswa korban bullying, (2) Faktor penyebab resiliensi siswa korban bullying, (3) Dampak dari resiliensi siswa korban bullying, (4) Upaya penanganan resiliensi siswa korban bullying. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Gambaran resiliensi siswa berada pada kategori rendah ditandai dengan ketidakmampuan mengontrol emosi, bertindak impulsif, pesimis, terlihat kurang mampu berempati, dan menghindari bantuan, (2) Faktor penyebab resiliensi siswa meliputi pemahaman diri negatif, strategi coping yang buruk, dan kurangnya dukungan teman sebaya, (3) Dampak dari resiliensi kategori rendah AP yaitu tidak percaya diri, terisolir, performa akademik menurun, dan masalah emosional.

Berdasarkan penelitian pada siswa korban bullying dengan resiliensi rendah di SMK Negeri 1 Makassar, ditemukan bahwa resiliensi subjek AP ditandai oleh ketidakmampuan mengontrol emosi, tindakan impulsif, pesimisme, kurangnya empati, dan penghindaran bantuan.Rendahnya resiliensi ini disebabkan oleh faktor internal seperti pemahaman diri negatif dan strategi koping yang buruk, serta faktor eksternal berupa kurangnya dukungan teman sebaya.Dampak dari resiliensi rendah tersebut mencakup hilangnya rasa percaya diri, isolasi sosial, penurunan performa akademik, dan masalah emosional.

Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai resiliensi rendah pada siswa korban bullying melalui studi kasus tunggal. Untuk memperluas temuan ini, penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan pendekatan studi kasus komparatif dengan melibatkan beberapa siswa korban bullying yang menunjukkan tingkat resiliensi yang berbeda. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi pola umum dan variasi unik dalam manifestasi resiliensi serta strategi koping yang mereka gunakan, sehingga dapat terungkap faktor-faktor protektif yang membedakan individu resilient dari yang kurang. Selain itu, mengingat penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab resiliensi rendah, penting untuk menyelidiki efektivitas program intervensi spesifik, seperti konseling berfokus solusi atau program dukungan sebaya, dalam meningkatkan resiliensi di kalangan korban bullying. Studi ini dapat mengadopsi desain penelitian tindakan atau kuasi-eksperimental untuk mengukur perubahan tingkat resiliensi setelah intervensi. Lebih lanjut, guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif dan dapat digeneralisasi, disarankan untuk melakukan survei kuantitatif berskala besar di berbagai sekolah. Penelitian ini dapat mengkaji prevalensi resiliensi rendah di antara populasi korban bullying, serta menganalisis korelasi antara resiliensi dengan faktor-faktor demografi, psikologis, dan dukungan sosial. Hasilnya akan sangat bermanfaat untuk merancang program pencegahan dan intervensi dini yang lebih terarah dan efektif di tingkat institusi pendidikan.

  1. Analisis Perilaku Resiliensi Siswa Korban Bullying di SMK Negeri 1 Makassar | Taufik | Indonesian Journal... ojs.unm.ac.id/ijosc/article/view/70546Analisis Perilaku Resiliensi Siswa Korban Bullying di SMK Negeri 1 Makassar Taufik Indonesian Journal ojs unm ac ijosc article view 70546
Read online
File size183.51 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test