UPPUPP
AptekAptekPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan dengan metode swakelola pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu. Faktor-faktor yang diteliti meliputi waktu pelaksanaan, biaya/anggaran, mutu/kualitas hasil, serta kepuasan pengguna jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner skala Likert. Data diperoleh dari 20 responden yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan jalan swakelola. Analisis dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas (Cronbachs Alpha), serta analisis korelasi dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai reliabilitas Cronbachs Alpha untuk masing-masing variabel adalah 0,70 (waktu pelaksanaan), 0,925 (biaya/anggaran), 0,903 (mutu/kualitas hasil), dan 0,854 (kepuasan pengguna jalan), yang berarti seluruh instrumen penelitian reliabel. Analisis regresi menunjukkan bahwa faktor biaya dan mutu memiliki pengaruh dominan terhadap kepuasan pengguna jalan. Dengan demikian, semakin baik pelaksanaan pekerjaan dari segi efisiensi biaya dan mutu hasil, semakin tinggi tingkat kepuasan pengguna jalan terhadap kegiatan pemeliharaan jalan metode swakelola di Kabupaten Rokan Hulu.
Berdasarkan hasil perhitungan, seluruh variabel penelitian memiliki nilai rata-rata dalam kategori sedang/cukup (2,60–3,39).Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan jalan telah berjalan cukup baik secara keseluruhan, meskipun masih diperlukan peningkatan di aspek mutu, efisiensi waktu, dan pengelolaan anggaran agar kepuasan pengguna jalan dapat meningkat secara signifikan.Berdasarkan hasil perhitungan, nilai Indeks Kinerja Rata-rata (IKR) pada seluruh variabel berada dalam rentang 59–61%, yang menunjukkan kategori Sedang/Cukup.Hal ini berarti bahwa secara umum, kinerja pelaksanaan pekerjaan jalan di Kabupaten Rokan Hulu dinilai sudah cukup baik oleh responden, namun belum mencapai tingkat yang optimal.Perlu dilakukan peningkatan dalam aspek efisiensi waktu, pengelolaan biaya, serta pengendalian mutu pekerjaan untuk dapat meningkatkan kepuasan pengguna jalan secara keseluruhan.Secara umum, pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan dengan metode swakelola di UPTD Wilayah II Kabupaten Rokan Hulu sudah berjalan cukup baik, namun masih terdapat kelemahan terutama dalam hal mutu pekerjaan dan kepuasan pengguna jalan.
Untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan pekerjaan jalan metode swakelola, perlu dilakukan peningkatan dalam aspek efisiensi waktu, pengelolaan biaya, dan pengendalian mutu pekerjaan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kepuasan pengguna jalan, seperti faktor sosial dan lingkungan. Dengan demikian, dapat dikembangkan strategi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepuasan pengguna jalan dan kualitas pelayanan di bidang pemeliharaan jalan.
| File size | 411.37 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SDIT Ummatan Wahidah terdiri dari faktor dalam diri siswa (internal) yaitu kemampuanFaktor-faktor penyebab kesulitan belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SDIT Ummatan Wahidah terdiri dari faktor dalam diri siswa (internal) yaitu kemampuan
SEBISEBI Sedangkan T-Statistics sebesar 12.689 menunjukkan bahwa hasil hipotesisnya dianggap signifikan secara statistik dan dapat diyakini bahwa ada hubungan yangSedangkan T-Statistics sebesar 12.689 menunjukkan bahwa hasil hipotesisnya dianggap signifikan secara statistik dan dapat diyakini bahwa ada hubungan yang
UPPUPP Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja terhadap perilaku penggunaan alat pelindung diri pada proyek peningkatanHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja terhadap perilaku penggunaan alat pelindung diri pada proyek peningkatan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL literasi berbasis kelas, yang melibatkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran. literasi berbasis budaya sekolah, yang memperkuat budaya literasiliterasi berbasis kelas, yang melibatkan penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran. literasi berbasis budaya sekolah, yang memperkuat budaya literasi
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Wilayah ini memiliki struktur topografi pegunungan dan iklim yang sejuk, sehingga sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada pertanian dan peternakan.Wilayah ini memiliki struktur topografi pegunungan dan iklim yang sejuk, sehingga sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup pada pertanian dan peternakan.
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Sidoarjo berhasil menciptakan kerangka kurikulum yang lebihHasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Sidoarjo berhasil menciptakan kerangka kurikulum yang lebih
UNMUNM Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan coesioner dan observasi. Teknik analisis data yang digunakanTeknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan coesioner dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan
MAHADEWAMAHADEWA Dari persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 1 poin akan meningkatkan sikap terhadap lingkungan sebesar 0,88Dari persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 1 poin akan meningkatkan sikap terhadap lingkungan sebesar 0,88
Useful /
UP45UP45 Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan kualitas dengan penerapan metode Six Sigma pada produk rak di PT. Barmag Racking Indonesia. Dengan mengendalikanPenelitian ini bertujuan untuk mengendalikan kualitas dengan penerapan metode Six Sigma pada produk rak di PT. Barmag Racking Indonesia. Dengan mengendalikan
UP45UP45 Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur (library research) yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku,Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur (library research) yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Transformasi manajemen sekolah menuju model kolaboratif berbasis budaya organisasi partisipatif menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan pengembanganTransformasi manajemen sekolah menuju model kolaboratif berbasis budaya organisasi partisipatif menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi tantangan pengembangan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pengadaan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan nyata dan dikoordinasikan dengan tim terkait, sehingga tercapai efisiensi dan akuntabilitas. Sarana yangPengadaan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan nyata dan dikoordinasikan dengan tim terkait, sehingga tercapai efisiensi dan akuntabilitas. Sarana yang