UPPUPP

AptekAptek

Pembangunan infrastruktur jalan yang andal dan efisien merupakan kebutuhan utama untuk menunjang konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan biaya konstruksi antara perkerasan lentur (flexible pavement) dan perkerasan kaku (rigid pavement) dengan studi kasus pada proyek peningkatan Jalan Lingkar Dalu-Dalu di Kabupaten Rokan Hulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis data Rencana Anggaran Biaya (RAB) aktual yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa konstruksi jalan aspal sepanjang 500 meter dengan lebar 5 meter memerlukan biaya sebesar Rp. 2.744.629.604,46, sedangkan jalan beton dengan dimensi yang sama membutuhkan biaya Rp. 3.117.185.197,77. Dengan demikian, perkerasan lentur lebih ekonomis sebesar Rp. 342.555.593,31 atau 10,99% dibandingkan perkerasan kaku.

Biaya konstruksi jalan aspal (flexible pavement) untuk panjang 500 meter dan lebar 5 meter sebesar Rp2.604,46, sedangkan jalan rigid (rigid pavement) dengan dimensi sama sebesar Rp3.Dari aspek efisiensi biaya awal, konstruksi jalan aspal lebih ekonomis, hemat sekitar Rp342.Namun, jalan rigid memiliki umur layanan lebih lama (sekitar 40 tahun) dibandingkan jalan aspal (sekitar 20 tahun).

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang membandingkan biaya siklus hidup (life cycle cost) antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku dengan mempertimbangkan biaya pemeliharaan, perbaikan, dan umur layanan masing-masing jenis jalan selama 20–40 tahun ke depan. Kedua, dapat dikembangkan studi tentang pengaruh beban kendaraan berlebih (ODOL) terhadap kerusakan dini pada perkerasan lentur dan kaku, serta bagaimana pola lalu lintas memengaruhi efisiensi biaya dalam jangka panjang. Ketiga, perlu diteliti kombinasi struktur perkerasan komposit (gabungan lentur dan kaku) yang optimal untuk kondisi lalu lintas berat dan anggaran terbatas, guna meningkatkan daya tahan dan menekan biaya konstruksi awal sekaligus pemeliharaan, sehingga memberikan solusi berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur jalan di daerah dengan karakteristik beban dan cuaca ekstrem seperti Rokan Hulu.

Read online
File size536.19 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test