UNRAMUNRAM

AGROTEKSOSAGROTEKSOS

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya permintaan jamur lingzhi sebagai komoditas biofarmaka yang bernilai tinggi, namun teknik budidayanya masih menghadapi kendala terutama dalam pengaturan waktu inokulasi dan perlakuan tutup baglog yang belum optimal. Pengelolaan kedua faktor tersebut penting karena berpengaruh terhadap pertumbuhan miselium, hasil produksi, serta kualitas jamur yang dihasilkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu inokulasi dan perlakuan tutup baglog terhadap kuantitas, kualitas, serta kelayakan usaha produksi jamur lingzhi (Ganoderma lucidum). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dengan dua faktor yaitu waktu inokulasi (12, 24, 36, dan 48 jam setelah sterilisasi) dan perlakuan tutup baglog (tertutup dan dibuka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap berat basah, berat kering, dan tekstur pada taraf 1% (p>0,01). Namun, secara deskriptif perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi 36 jam setelah sterilisasi dengan tutup baglog dibuka (T3P2) dengan berat basah sebesar 21,08 gram dan peningkatan sebesar 29,80% dibandingkan perlakuan terendah. Analisis kelayakan usaha menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,10 (>1), yang berarti usaha layak dikembangkan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun perlakuan teknis tidak memberikan pengaruh signifikan secara statistik, pengelolaan waktu inokulasi dan kondisi baglog tetap penting dalam meningkatkan kecenderungan hasil produksi. Selain itu, faktor lingkungan diduga memiliki peranan yang lebih dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan jamur lingzhi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa usaha budidaya jamur lingzhi tetap prospektif dan menguntungkan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu inokulasi dan perlakuan tutup baglog tidak memberikan pengaruh nyata terhadap berat basah, berat kering, dan tekstur jamur lingzhi.Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan belum mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi secara signifikan, sehingga faktor lingkungan diduga lebih berperan dalam menentukan pertumbuhan jamur lingzhi.Meskipun tidak berpengaruh nyata, secara deskriptif terdapat kecenderungan perlakuan tertentu menghasilkan produksi yang lebih tinggi.Selain itu, hasil analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa budidaya jamur lingzhi tetap layak untuk dikembangkan karena memberikan keuntungan secara ekonomi.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan variasi perlakuan yang lebih luas, kondisi lingkungan yang lebih beragam, serta jumlah ulangan yang lebih banyak agar diperoleh hasil yang lebih signifikan. Selain itu, penggunaan metode pengukuran kualitas yang lebih akurat juga perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan validitas hasil penelitian. Penelitian lanjutan dapat fokus pada interaksi antara waktu inokulasi dan perlakuan tutup baglog dengan mempertimbangkan faktor lingkungan yang lebih beragam, seperti suhu, kelembaban, dan sirkulasi udara. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pengaruh kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan kualitas jamur lingzhi. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi pengaruh perlakuan teknis lainnya, seperti penggunaan substrat alternatif atau teknik sterilisasi yang berbeda, terhadap produktivitas dan kualitas jamur lingzhi. Dengan demikian, dapat dikembangkan teknik budidaya yang lebih optimal dan efisien untuk meningkatkan hasil produksi dan kelayakan usaha budidaya jamur lingzhi.

  1. Valorization of various lignocellulosic wastes to Ganoderma lucidum (Curtis) P. Karst (Reishi Mushroom)... doi.org/10.1371/journal.pone.0328732Valorization of various lignocellulosic wastes to Ganoderma lucidum Curtis P Karst Reishi Mushroom doi 10 1371 journal pone 0328732
  2. ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI DI DESA KRANGKONG KECAMATAN KEPOHBARU KABUPATEN BOJONEGORO... doi.org/10.69714/2h8erj72ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENGGILINGAN PADI DI DESA KRANGKONG KECAMATAN KEPOHBARU KABUPATEN BOJONEGORO doi 10 69714 2h8erj72
  3. Ganoderma lucidum Polysaccharide Peptide (GLPP) for the Cancer Treatment | Rasjidi | Indonesian Journal... jurnal.unpad.ac.id/ijcp/article/view/12943Ganoderma lucidum Polysaccharide Peptide GLPP for the Cancer Treatment Rasjidi Indonesian Journal jurnal unpad ac ijcp article view 12943
Read online
File size274.49 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test