IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

At-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirAt-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual Tafsir

Perbedaan penafsiran antara mufassirs mengenai sebuah ayat atau surah Al-Quran sering ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interpretasi Al-Ṭabarī dan Quraish serta memahami perbedaan interpretasi mereka tentang surah Luqmān ayat 34 berdasarkan buku Tafsīr al-Ṭabarī dan Tafsīr al-Mishbāh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis komparatif. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi dari kedua buku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Ṭabarī melihat lima unsur gaib sebagai mutlak, sedangkan Quraish melihat beberapa sebagai mutlak dan lainnya sebagai relatif. Perbedaan mereka terutama terlihat dalam menafsirkan turunnya hujan dan apa yang ada dalam rahim, dengan Al-Ṭabarī menganggapnya sebagai rahasia mutlak dan Quraish melihatnya sebagai relatif. Namun, keduanya menafsirkan waktu kiamat, apa yang akan dilakukan seseorang besok, dan di mana seseorang akan meninggal sebagai rahasia mutlak. Perbedaan ini mungkin berasal dari pergeseran metodologis dan konteks sosial yang berbeda saat interpretasi, serta sumber pendapat yang berbeda.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, menurut Ibn Jarīr al-Ṭabarī, lima kegaiban pada surah Luqmān ayat 34 semuanya bersifat mutlak.Quraish Shihab, kegaiban tersebut ada yang bersifat mutlak dan ada pula yang nisbi.Perbedaan penafsiran kedua mufasir ini terlihat pada gaib kedua dan ketiga yang berkaitan dengan penurunan hujan dan tentang apa yang ada di dalam rahim, di mana al-Ṭabarī menafsirkannya sebagai gaib mutlak, sedangkan menurut Quraish bersifat nisbi.Perbedaan ini disebabkan oleh pergeseran metode, perbedaan kondisi sosial saat ayat Al-Quran ditafsirkan, dan pengambilan sumber pendapat yang berbeda.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh konteks sosial dan metodologi dalam penafsiran Al-Quran. Selain itu, studi komparatif antara tafsir klasik dan kontemporer dapat dilakukan untuk memahami perbedaan interpretasi dan perkembangan pemikiran dalam menafsirkan Al-Quran. Penelitian juga dapat fokus pada pengaruh sumber pendapat dan ijtihad dalam penafsiran, serta bagaimana hal itu mempengaruhi pemahaman dan penerapan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Read online
File size543.8 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test