IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
At-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirAt-Tafasir: Journal of Quranic Studies and Contextual TafsirAlquran memiliki estetika khas melalui penyaringan leksikal setiap fragmen, di mana makna dan tujuan tertentu tertanam dan perlu dieksplorasi secara menyeluruh. Penelitian ini meneliti salah satu istilah yang sering muncul, khasyyah, yang biasanya diterjemahkan sebagai ketakutan, namun memiliki beragam konotasi. Melalui pendekatan semantik ensiklopedik, artikel ini mengkaji asal-usul, perkembangan makna, dan nuansa fenomena khasyyah di dalam Al‑Quran, dengan fokus pada hal-hal yang menumbuhkan rasa takut dan takwa terhadap Allah, serta implikasinya bagi pengertian konsep spiritual dan teologis.
Makna dasar khasyyah adalah ketakutan yang tinggi, bersamaan dengan rasa takut yang diiringi penghormatan dan kesadaran spiritual terhadap Allah.Dalam Al‑Quran, istilah ini muncul dalam berbagai konteks, menurunkan pesan bahwa ketakutan tersebut mendasari kepatuhan, keimanan, dan kesadaran akan kebesaran Tuhan.Analisis semantik ensiklopedik menunjukkan bahwa maksud khasyyah lebih luas dari sekadar rasa takut—ia mencakup konsekuensi moral, sosial, dan eksistensial yang terkait dengan hubungan manusia dengan Sang Pencipta.
Penelitian lanjutan dapat menggali perbandingan antara pengertian khasyyah dalam Al‑Quran dengan istilah serupa dalam tafsir kontemporer, menanyakan bagaimana modernisasi memengaruhi interpretasi makna ketakutan transcendental ini; studi topik ini membantu memahami dinamika perubahan tafsiran bahasa Arab modern terhadap istilah klasik. Selanjutnya, analisis komparatif antara konteks khasyyah di Al‑Quran dan dalam hadits dapat menilai konsistensi konseptualnya, sekaligus membahas peran ketakutan dalam pembentukan etika sosial bagi umat; pendekatan ini juga memperkaya diskusi tentang peran spiritual dalam kebijakan publik. Akhirnya, eksplorasi hubungan antara khasyyah dengan persepsi risiko psikologis dalam masyarakat Indonesia dapat membuka perspektif baru mengenai dampak budaya terhadap pengalaman keagamaan, memberikan landasan empiris bagi pengembangan program pendidikan agama yang lebih responsif terhadap kondisi psikologis umat.
| File size | 531.89 KB |
| Pages | 23 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB Penyakit jantung reumatik (RHD) dapat dicegah, meskipun orang-orang produktif mungkin mengalami konsekuensi. Indonesia, sebagai negara endemis RHD, terutamaPenyakit jantung reumatik (RHD) dapat dicegah, meskipun orang-orang produktif mungkin mengalami konsekuensi. Indonesia, sebagai negara endemis RHD, terutama
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam perencanaan dan pengendalian keuangan agar hak-hak karyawan dapat terlindungi dan tercermin dalam praktikOleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam perencanaan dan pengendalian keuangan agar hak-hak karyawan dapat terlindungi dan tercermin dalam praktik
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo berperan sebagai platform strategis bagi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) denganKegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo berperan sebagai platform strategis bagi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Perbedaan penafsiran kedua mufasir ini terlihat pada gaib kedua dan ketiga yang berkaitan dengan penurunan hujan dan tentang apa yang ada di dalam rahim,Perbedaan penafsiran kedua mufasir ini terlihat pada gaib kedua dan ketiga yang berkaitan dengan penurunan hujan dan tentang apa yang ada di dalam rahim,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Manusia adalah pelaku aktif perubahan, bukan sekadar objek pasif.menjaga nikmat Allah dan mencegah kemerosotan masyarakat bergantung pada kemampuan kolektifManusia adalah pelaku aktif perubahan, bukan sekadar objek pasif.menjaga nikmat Allah dan mencegah kemerosotan masyarakat bergantung pada kemampuan kolektif
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini mengkaji al-Dur al-Mansur fi al-Tafsir bi al-Matsur karya Imam al-Suyuti, sebuah karya penting dalam tradisi tafsir bi al-matsur—penafsiranPenelitian ini mengkaji al-Dur al-Mansur fi al-Tafsir bi al-Matsur karya Imam al-Suyuti, sebuah karya penting dalam tradisi tafsir bi al-matsur—penafsiran
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini menggunakan pendekatan tekstualis yang akan menuntut penelitian untuk fokus pada teks Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qurān karya Sayyid Qutb sebagaiPenelitian ini menggunakan pendekatan tekstualis yang akan menuntut penelitian untuk fokus pada teks Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qurān karya Sayyid Qutb sebagai
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Status kepemilikan akan emas virtual yang dibeli secara tidak tunai itu sah jika ada serah terima barang/objek. Namun, pada aplikasi Shopee tidak terdapatStatus kepemilikan akan emas virtual yang dibeli secara tidak tunai itu sah jika ada serah terima barang/objek. Namun, pada aplikasi Shopee tidak terdapat
Useful /
UBUB Deteksi dini hipertensi pulmonal dari gejala dan tanda serta pemeriksaan non-invasif di rumah sakit dapat mempercepat diagnosis PH dan meningkatkan prognosisDeteksi dini hipertensi pulmonal dari gejala dan tanda serta pemeriksaan non-invasif di rumah sakit dapat mempercepat diagnosis PH dan meningkatkan prognosis
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Analisis deskriptif sistematis dikemukakan melalui penafsiran teks Quran yang menekankan pendekatan spiritual—mengingat Allah (dzikir), bertawakkal,Analisis deskriptif sistematis dikemukakan melalui penafsiran teks Quran yang menekankan pendekatan spiritual—mengingat Allah (dzikir), bertawakkal,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Jika orang tua sudah wafat, anak tetap harus melanjutkan pengabdian melalui praktik nasihat dan wasiat, serta menjaga hubungan dengan kerabat, tetangga,Jika orang tua sudah wafat, anak tetap harus melanjutkan pengabdian melalui praktik nasihat dan wasiat, serta menjaga hubungan dengan kerabat, tetangga,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Meskipun kedua cendekiawan sepakat bahwa abrograsi hanya berlaku untuk hukum, metode mereka berbeda. Al-Suyūṭī mengidentifikasi 43 surah yang bebasMeskipun kedua cendekiawan sepakat bahwa abrograsi hanya berlaku untuk hukum, metode mereka berbeda. Al-Suyūṭī mengidentifikasi 43 surah yang bebas