IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan prophetic parenting dapat mencegah krisis identitas pada remaja di era hiperrealitas, serta bagaimana strategi-strategi tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (studi pustaka) sehingga datanya bersumber dari buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian yang relevan tentang prophetic parenting, krisis identitas remaja, dan fenomena hiperrealitas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prophetic parenting, yang didasarkan pada teladan Nabi Muhammad ﷺ, dapat memberikan dasar yang kuat bagi remaja dalam mengenali jati diri mereka, mengurangi ketergantungan pada validasi eksternal, dan membangun kepercayaan diri melalui penerimaan diri yang tulus. Prinsip-prinsip seperti self-acceptance, kata-kata afirmasi, dan internalisasi akhlak dapat menjadi strategi dalam membentuk identitas diri yang sehat dan otentik di fase krisis identitas di era digital yang penuh dengan tantangan berupa ilusi seta hal-hal yang tidak realistis.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa prophetic parenting dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah krisis identitas remaja di era hiperrealitas.Pendekatan ini menekankan nilai-nilai fitrah, keimanan, dan internalisasi akhlak sebagai fondasi dalam membangun identitas yang kuat dan autentik.Dengan menanamkan konsep penerimaan diri, remaja diajarkan untuk menghargai keunikan diri mereka dan tidak mudah terpengaruh oleh standar sosial yang tidak realistis.Penerapan prophetic parenting dapat berkontribusi pada pengembangan keilmuan dengan menawarkan solusi berbasis nilai-nilai Islam untuk permasalahan modern.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai efektivitas penerapan prinsip-prinsip prophetic parenting dalam berbagai konteks keluarga dan budaya, untuk memahami bagaimana adaptasi dan modifikasi diperlukan agar sesuai dengan kondisi sosial yang berbeda. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak prophetic parenting terhadap kesejahteraan psikologis dan spiritual remaja secara lebih sistematis, dengan menggunakan instrumen yang valid dan reliabel. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut mengenai peran teknologi dan media sosial dalam membentuk identitas remaja, serta bagaimana prophetic parenting dapat membantu remaja menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab, sangatlah penting. Penelitian ini dapat mengkaji strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh orang tua dan pendidik untuk membimbing remaja dalam menavigasi dunia digital tanpa kehilangan jati diri mereka. Dengan demikian, penelitian-penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teori dan praktik pengasuhan yang efektif dan relevan dengan tantangan zaman.

  1. Prophetic Parenting: Strategi Mencegah Krisis Identitas Remaja Muslim di Era Hiperrealitas | MA'ALIM:... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/maalim/article/view/10174Prophetic Parenting Strategi Mencegah Krisis Identitas Remaja Muslim di Era Hiperrealitas MAALIM jurnal iainponorogo ac index php maalim article view 10174
  2. Prophetic Parenting Pola Asuh Orangtua Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini | Jurnal At-Taujih.... ejournal.iaida.ac.id/index.php/jbkid/article/view/1471Prophetic Parenting Pola Asuh Orangtua Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Jurnal At Taujih ejournal iaida ac index php jbkid article view 1471
  3. Pengaruh Media Sosial Terhadap Persepsi Diri dan Pembentukan Identitas Remaja di Indonesia | Jurnal Kajian... doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v2i1.830Pengaruh Media Sosial Terhadap Persepsi Diri dan Pembentukan Identitas Remaja di Indonesia Jurnal Kajian doi 10 47861 jkpu nalanda v2i1 830
Read online
File size373.02 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test