LP3MKILLP3MKIL

Linggau Jurnal Language Education and LiteratureLinggau Jurnal Language Education and Literature

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam permainan rakyat sebagai salah satu folklor sebagian lisan pada anak usia SD di Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Objek/responden dalam penelitian ini adalah anak-anak di Kelurahan Watas dan yang menjadi responden diambil 21 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan secara keseluruhan analisis nilai pendidikan karakter berjumlah 38 kutipan/pernyataan yang berkaitan dengan aspek nilai pendidikan karakter jujur 6, toleransi 4, kreatif 4, cinta damai 4, cinta tanah air 4, disiplin 4, kerja keras 4, tanggung jawab 4 dan bersahabat/komunikatif 4.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan rakyat seperti Congklak, Engklek, Lompat Tali, dan Tak Tik Bum Wer di Kelurahan Watas mengandung 38 nilai pendidikan karakter yang terintegrasikan dalam bentuk pernyataan dan kutipan.Nilai-nilai tersebut meliputi kejujuran, toleransi, kreativitas, cinta damai, cinta tanah air, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan sikap bersahabat/komunikatif.Permainan rakyat terbukti efektif sebagai media pembentukan karakter pada anak usia sekolah dasar melalui interaksi sosial dan aturan main yang disepakati bersama.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh frekuensi bermain permainan rakyat terhadap konsistensi penanaman nilai karakter jujur dan tanggung jawab pada anak usia SD dari waktu ke waktu. Kedua, diperlukan penelitian tentang efektivitas modifikasi permainan rakyat dengan integrasi konteks modern, seperti isu digitalisasi dan lingkungan urban, dalam menanamkan nilai cinta tanah air dan peduli sosial. Ketiga, penting untuk mengkaji peran orang tua dan guru sebagai fasilitator dalam memperkuat aspek afektif dan kognitif anak melalui refleksi nilai-nilai karakter setelah bermain, agar pembentukan karakter tidak hanya muncul secara spontan tetapi juga terstruktur dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang transformasi nilai budaya lokal menjadi praktik pendidikan karakter yang relevan di era kontemporer tanpa kehilangan esensinya.

Read online
File size672.59 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test