UNIRA MALANGUNIRA MALANG
Dialektika : Jurnal Ekonomi dan Ilmu SosialDialektika : Jurnal Ekonomi dan Ilmu SosialIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel Ekspor, Impor, Inflasi dan Kurs Tengah USD terhadap IHSG. Data yang digunakan memperoleh dari Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan serta metode analisis regresi berganda digunakan. Hasil uji F menunjukkan hubungan yang signifikan antara variabel Ekspor, Impor, Inflasi, dan Kurs Tengah USD terhadap IHSG, sementara uji t menunjukkan variabel Inflasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap IHSG, namun variabel Ekspor, Impor, dan Kurs Tengah USD tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap IHSG. Berdasarkan hasil Adjusted R Square, variabel Ekspor, Impor, Inflasi, dan Kurs Tengah USD mempengaruhi IHSG sebesar 56,4% sementara sisanya 43,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.
Indeks Harga Saham Gabungan dipengaruhi secara signifikan oleh inflasi, meskipun ekspor, impor, dan kurs tengah USD tidak menunjukkan pengaruh yang berarti.Variabel-variabel makro tersebut menjelaskan 56,4% variasi IHSG, sedangkan 43,6% dipengaruhi faktor lain.Keterbatasan model menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai komponen faktor lain yang memengaruhi IHSG.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak variabel makro lain seperti suku bunga, tingkat pengangguran, dan kebijakan fiskal terhadap IHSG, guna memperoleh penjelasan lebih lengkap atas 43,6% variasi yang belum terakomodasi model ini. Selain itu, analisis perbandingan eksperimental antara periode Krisis Ekonomi Global 2008–2009 dan periode Pasca-Pandemi 2020–2021 dapat memperlihatkan sensitivitas IHSG terhadap perubahan makroekonomi yang ekstrim, sehingga memberikan insight bagi investor dalam merancang strategi diversifikasi. Akhirnya, penerapan model machine learning seperti random forest atau support vector regression untuk memprediksi pergerakan IHSG dapat dibandingkan dengan regresi berganda tradisional, sehingga dapat menilai keakuratan prediksi serta melacak interaksi variabel yang tidak linier antara komponen makroekonomi dan indeks saham.
| File size | 339.56 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIAMISTIAMI Korelasi antara variabel inflasi dan suku bunga terhadap IHSG adalah cukup kuat, yaitu sebesar 0,322. Berdasarkan uji hipotesis, tidak ada hubungan linierKorelasi antara variabel inflasi dan suku bunga terhadap IHSG adalah cukup kuat, yaitu sebesar 0,322. Berdasarkan uji hipotesis, tidak ada hubungan linier
UNISANUNISAN Singkatnya, reformasi tata kelola, peningkatan transparansi, dan pengawasan yang lebih ketat di masa depan perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitasSingkatnya, reformasi tata kelola, peningkatan transparansi, dan pengawasan yang lebih ketat di masa depan perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas
OJSAPAJIOJSAPAJI Variabel tingkat inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah secara parsial masing-masing berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan inflasi dan sukuVariabel tingkat inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah secara parsial masing-masing berpengaruh signifikan terhadap IHSG, dengan inflasi dan suku
UNIKAMAUNIKAMA Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi sejauh mana inflasi, suku bunga, dan nilai tukar memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa EfekPenelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi sejauh mana inflasi, suku bunga, dan nilai tukar memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek
ITSCIENCEITSCIENCE Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi khususnya inflasi, nilai tukar, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi terhadapPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi khususnya inflasi, nilai tukar, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi terhadap
INABAINABA (2) DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (3) NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (4) EPS berpengaruh signifikan terhadap harga(2) DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (3) NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (4) EPS berpengaruh signifikan terhadap harga
UNIBIUNIBI Namun, secara simultan, variabel independen memberikan pengaruh terhadap IHSG. Berdasarkan analisis data mengenai pengaruh tingkat inflasi, suku bunga,Namun, secara simultan, variabel independen memberikan pengaruh terhadap IHSG. Berdasarkan analisis data mengenai pengaruh tingkat inflasi, suku bunga,
UAJMUAJM Hasil uji parsial menunjukkan bahwa ROA dan DER berpengaruh terhadap Return Saham, sedangkan CR tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Secara simultan,Hasil uji parsial menunjukkan bahwa ROA dan DER berpengaruh terhadap Return Saham, sedangkan CR tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Secara simultan,
Useful /
OJSAPAJIOJSAPAJI Hasil penelitian ini, untuk pengaruh media personal selling sebesar 0. 918 terhadap peningkatan jumlah nasabah dan pada media periklanan sebesar 0. 923,Hasil penelitian ini, untuk pengaruh media personal selling sebesar 0. 918 terhadap peningkatan jumlah nasabah dan pada media periklanan sebesar 0. 923,
OJSAPAJIOJSAPAJI Faktor internal seperti kepemimpinan yang baik, dukungan manajemen, dan kultur organisasi yang mendukung berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perbendaharaan.Faktor internal seperti kepemimpinan yang baik, dukungan manajemen, dan kultur organisasi yang mendukung berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perbendaharaan.
UNIKAMAUNIKAMA dan variabel likuiditas juga berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap variabel kebijakan dividen. Hasil penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan,dan variabel likuiditas juga berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap variabel kebijakan dividen. Hasil penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan,
UNIKAMAUNIKAMA Oleh karena itu, diperlukan penyederhanaan prosedur, sosialisasi yang efektif, penyesuaian desain insentif, serta sinergi kebijakan fiskal dengan penguatanOleh karena itu, diperlukan penyederhanaan prosedur, sosialisasi yang efektif, penyesuaian desain insentif, serta sinergi kebijakan fiskal dengan penguatan