UNSURUNSUR

Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan SyariahAr-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah

Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang mengatur atau mengelola pendapatan serta pengeluaran negara yang bertujuan untuk menjaga stabilitas serta mendorong perkembangan ekonomi. Pendapatan serta pengeluaran pemerintah merupakan salah satu dari instrumen kebijakan fiskal. Namun secara literatur kebijakan fiskal modern nyatanya tidak ada satupun membahas terkait permasalahan etika, terkecuali pada teori distribusi. Hal itupun hanya sebatas teori distribusi. Metode penelitian ini menggunakan studi liberary. Hasil dari pembahasan ini menunjukan bahwa kebijakan fiskal dalam Islam sejak zaman nabi SAW hingga saat ini selalu menggunakan sistem anggaran berimbang (banlced budget) yang pengelolaan nya melalui baitul mal. Instrument yang dikembangkan dalam kebijakan fiskal Islam antara lain zakat, infaq, shadaqah, wakaf, ghanimah, fai, kharaj, jizyah, ushur, dan khumus.

Mengacu kepada pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwasanya kebijakan fiskal merupakan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk membuat perubahan dalam sistem perpajakan atau dalam belanja negara engan tujuan mengatasi permasalahan ekonomi yang dihadapi.Dengan kebijakan yang jelas dan tegas dalam pengelolaan pendapatan dan belanja negara, kebijakan fiskal dalam Islam mampu membuktikan dalam catatan sejarah bahwa Islam mampu mewujudkan pemerataan dan kesejahteraan.Selain itu, kebijakan fiskal adalah salah satu komponen yang digunakan untuk mencapai tujuan syariah dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan individu dengan tetap memegang teguh keimanan, kehidupan, intelektualitas, harta dan kepemilikan.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas implementasi instrumen kebijakan fiskal Islam di Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam konteks ekonomi digital. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model anggaran berimbang yang adaptif terhadap perubahan kondisi ekonomi global dan domestik, serta mempertimbangkan prinsip-prinsip keadilan dan keberlanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana nilai-nilai etika dalam ekonomi Islam dapat diintegrasikan ke dalam kebijakan fiskal modern untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan fiskal yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam dan mampu menjawab tantangan ekonomi di era globalisasi.

  1. DAMPAK PUNGUTAN PAJAK DILIHAT DARI SEGI HUKUM, EKONOMI DAN SOSIOLOGI | Yustitia. pungutan pajak ekonomi... doi.org/10.31943/yustitia.v4i1.33DAMPAK PUNGUTAN PAJAK DILIHAT DARI SEGI HUKUM EKONOMI DAN SOSIOLOGI Yustitia pungutan pajak ekonomi doi 10 31943 yustitia v4i1 33
  2. DOI Name 10.30868 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.30868DOI Name 10 30868 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 30868
  3. Kebijakan Fiskal pada Masa Rasulullah dan Sekarang | AL-Muqayyad. kebijakan fiskal rasulullah al muqayyad... ejournal.stai-tbh.ac.id/index.php/al-muqayyad/article/view/283Kebijakan Fiskal pada Masa Rasulullah dan Sekarang AL Muqayyad kebijakan fiskal rasulullah al muqayyad ejournal stai tbh ac index php al muqayyad article view 283
Read online
File size214.22 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test