UnmulUnmul

Journal FEB UnmulJournal FEB Unmul

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menentukan pengaruh analisis pengaruh pajak, pendapatan per kapita, serta investasi swasta terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi di Kota Samarinda. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari variabel eksogen (X), yaitu pajak, pendapatan per kapita, dan investasi swasta, serta variabel endogen (Y), yaitu Pendapatan Asli Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2006 hingga 2016. Alat analisis yang digunakan adalah perangkat lunak SPSS (statitical package for service solution) versi 23. Dari hasil analisis, diperoleh bahwa Pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Investasi Swasta memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Pajak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Investasi Swasta memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendapatan Asli Daerah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Pajak Daerah memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah. Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah. Investasi Swasta memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah.

Berdasarkan hasil analisis, pembahasan, dan pengujian hipotesis, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Pajak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar 0,379.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Pajak Daerah meningkat sebesar 1 persen, akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara signifikan sebesar 37,9 persen.Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar 0,203.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Pendapatan Per Kapita meningkat sebesar 1 persen, akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara signifikan sebesar 20,3 persen.Investasi Swasta memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar 0,526 persen.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Investasi Swasta meningkat sebesar 1 persen, akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara signifikan sebesar 52,6 persen.Pajak Daerah memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar 0,058.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Investasi Swasta meningkat sebesar 1 persen, akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi secara tidak signifikan sebesar 5,8 persen.Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar 0,423.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Pendapatan Per Kapita meningkat sebesar 1 persen, maka akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi secara tidak signifikan sebesar 42,3 persen.Investasi Swasta memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar -0,395.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Investasi Swasta meningkat sebesar 1 persen, akan mengurangi Pertumbuhan Ekonomi secara tidak signifikan sebesar 39,5 persen.Pendapatan Asli Daerah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Samarinda, dengan nilai koefisien sebesar -0,661.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Pendapatan Asli Daerah meningkat sebesar 1 persen, akan mengurangi Pertumbuhan Ekonomi secara tidak signifikan sebesar 66,1 persen.Pajak Daerah memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah di Kota Samarinda sebesar -0,192.Hal ini berarti memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Pajak Daerah meningkat sebesar 1 persen, akan mengurangi Pertumbuhan Ekonomi sebesar 19,2 persen melalui Pendapatan Asli Daerah.Pendapatan Per Kapita memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah di Kota Samarinda sebesar 0,289.Hal ini berarti memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Pendapatan Per Kapita meningkat sebesar 1 persen, akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi sebesar 28,9 persen melalui Pendapatan Asli Daerah.Investasi Swasta memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Pertumbuhan Ekonomi melalui Pendapatan Asli Daerah di Kota Samarinda sebesar -0,742 persen.Hal ini berarti memiliki pengaruh negatif tetapi tidak signifikan.Hal ini dapat diartikan bahwa ketika Investasi Swasta meningkat sebesar 1 persen, akan mengurangi Pertumbuhan Ekonomi sebesar 74,2 persen melalui Pendapatan Asli Daerah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi di Kota Samarinda, seperti kebijakan fiskal, infrastruktur, atau iklim investasi. 2. Melakukan studi komparatif antara Kota Samarinda dengan kota-kota lain di Indonesia atau bahkan di luar negeri, untuk melihat perbedaan dan kesamaan pengaruh pajak, pendapatan per kapita, dan investasi swasta terhadap PAD dan pertumbuhan ekonomi. 3. Meneliti lebih dalam tentang mekanisme dan strategi optimalisasi pajak daerah, serta bagaimana hal itu dapat berdampak pada PAD dan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dan mendalam dalam memahami dinamika ekonomi daerah dan kebijakan fiskal yang terkait.

Read online
File size164.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test