MACHUNGMACHUNG

Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan IntermediaCitradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia

Kemasan merupakan media komunikasi visual yang berperan strategis dalam membangun citra merek dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen, khususnya pada produk air minum dalam kemasan (AMDK) yang memiliki tingkat persaingan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh redesain label kemasan terhadap peningkatan daya tarik visual dan diferensiasi merek lokal AIR FREZZ. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan kerangka Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test. Proses evaluasi dilakukan melalui uji responden terhadap desain lama dan desain baru dengan melibatkan 40 responden menggunakan skala Likert 1–5. Aspek penilaian meliputi modernitas visual, kejelasan komunikasi, daya tarik kemasan, persepsi merek, serta pengaruh terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa redesain kemasan AIR FREZZ memberikan peningkatan signifikan pada seluruh aspek penilaian, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 1,40 poin. Temuan ini membuktikan bahwa penyederhanaan elemen visual, konsistensi warna, dan penguatan hierarki informasi mampu meningkatkan persepsi kualitas dan memperkuat citra merek produk AMDK lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai media branding yang efektif dalam menciptakan nilai tambah dan diferensiasi merek di pasar.

Redesain kemasan AIR FREZZ berperan signifikan dalam meningkatkan daya tarik visual dan memperkuat diferensiasi merek lokal.Perubahan desain yang menekankan kesederhanaan visual, konsistensi warna, serta penataan hierarki informasi yang lebih jelas mampu membentuk persepsi produk yang lebih modern, profesional, dan premium di mata konsumen.Temuan ini menegaskan bahwa kemasan merupakan elemen strategis dalam komunikasi merek, khususnya pada produk AMDK dengan tingkat persaingan tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh material kemasan terhadap persepsi kualitas dan kesediaan konsumen untuk membayar lebih mahal, mengingat adanya kesenjangan antara persepsi premium visual dan kesediaan membayar yang moderat. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas integrasi elemen budaya lokal yang lebih mendalam, tidak hanya pada desain kemasan, tetapi juga pada strategi pemasaran secara keseluruhan, untuk melihat apakah hal tersebut dapat meningkatkan loyalitas konsumen. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi augmented reality (AR) pada kemasan untuk meningkatkan interaksi konsumen dan memberikan informasi tambahan mengenai produk, seperti asal-usul air atau manfaat kesehatan, sehingga dapat menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan informatif bagi konsumen.

Read online
File size302.24 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test