TRISAKTITRISAKTI
International Journal on Livable SpaceInternational Journal on Livable SpacePengembangan kota yang pesat tidak hanya memengaruhi peningkatan aspek ekonomi, tetapi juga membawa masalah serius, khususnya penurunan kualitas lingkungan. Untuk memastikan kondisi lingkungan perkotaan tetap terjaga, diterapkan regulasi yang salah satunya mengatur ketersediaan ruang terbuka hijau. Regulasi ini bertujuan membatasi area terbangun agar ruang terbuka dapat digunakan untuk penanaman dan tersedia bagi masyarakat untuk aktivitas sosial dan rekreasi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan infrastruktur hijau sebagai bagian dari ruang terbuka hijau di Surabaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung dan studi literatur. Lokasi penelitian adalah Taman Flora di Surabaya. Hasil observasi menunjukkan bahwa taman ini menerapkan konsep infrastruktur hijau seperti penggunaan paving block lingkungan, pipa beralas lubang, xeriscaping, penangkapan air hujan, kanopi pohon, reservoir, dan sistem pengelolaan sampah pendukung. Penting untuk memperhatikan pemeliharaan taman agar tetap sesuai dengan fungsinya.
Ruang terbuka hijau sangat penting dalam memastikan kota menjadi tempat yang layak huni.Taman Flora, salah satu ruang terbuka hijau di Kota Surabaya, telah menerapkan berbagai infrastruktur hijau untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di area taman.Infrastruktur hijau yang ditemukan di Taman Flora mencakup pipa beralas lubang, paving block, penangkapan air hujan, xeriscaping, dan kanopi pohon.Meskipun taman ini berkontribusi terhadap isu lingkungan dan kesehatan mental masyarakat, perlu diperhatikan pemeliharaannya agar fungsi dan kegunaannya tetap terjaga.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari perawatan infrastruktur hijau di Taman Flora terhadap kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara Taman Flora dengan ruang terbuka hijau lainnya di Surabaya untuk mengetahui efektivitas penerapan infrastruktur hijau secara menyeluruh. Penelitian juga bisa fokus pada pengaruh infrastruktur hijau terhadap mitigasi pulau panas perkotaan di Surabaya, khususnya dengan mempertimbangkan perubahan iklim yang semakin ekstrem.
| File size | 823.31 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Results demonstrated that organized phases such as planning, teaching, and publishing preparation enable teachers to develop their skills and gain authority.Results demonstrated that organized phases such as planning, teaching, and publishing preparation enable teachers to develop their skills and gain authority.
POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID Keunggulan utama meliputi pemandangan alam yang indah, lahan pertanian aktif, dan budaya Batak Toba yang terjaga. Namun, tantangan utama berupa aksesibilitasKeunggulan utama meliputi pemandangan alam yang indah, lahan pertanian aktif, dan budaya Batak Toba yang terjaga. Namun, tantangan utama berupa aksesibilitas
POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID Hal ini menyoroti perbedaan berbasis gender dalam cara wisatawan mendekati perjalanan religi dan budaya. Penelitian ini juga menekankan motivasi budayaHal ini menyoroti perbedaan berbasis gender dalam cara wisatawan mendekati perjalanan religi dan budaya. Penelitian ini juga menekankan motivasi budaya
POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID Partisipan menekankan pentingnya pelatihan staf multilingual, materi tertulis dalam berbagai bahasa, dan tanda yang jelas sebagai solusi praktis. ImplikasiPartisipan menekankan pentingnya pelatihan staf multilingual, materi tertulis dalam berbagai bahasa, dan tanda yang jelas sebagai solusi praktis. Implikasi
TRISAKTITRISAKTI Tekanan sosial di Indonesia juga merupakan salah satu penyebab gangguan mental. Semarang sebagai kota industri memiliki sejumlah besar pabrik. KebanyakanTekanan sosial di Indonesia juga merupakan salah satu penyebab gangguan mental. Semarang sebagai kota industri memiliki sejumlah besar pabrik. Kebanyakan
TRISAKTITRISAKTI Hasil studi menggunakan metode ACN/PCN memerlukan desain ketebalan agregat untuk perkerasan. Ketebalan untuk setiap area pengembangan apron adalah 84 cm,Hasil studi menggunakan metode ACN/PCN memerlukan desain ketebalan agregat untuk perkerasan. Ketebalan untuk setiap area pengembangan apron adalah 84 cm,
IJRETINAIJRETINA 5. RAPD ditemukan pada mata kiri. Pemeriksaan fundus menunjukkan atrofi peripapiler pada kedua mata, dengan eksudat pada makula kanan. OCT menunjukkan5. RAPD ditemukan pada mata kiri. Pemeriksaan fundus menunjukkan atrofi peripapiler pada kedua mata, dengan eksudat pada makula kanan. OCT menunjukkan
TRISAKTITRISAKTI Hasil validasi dalam penelitian ini menunjukkan rata-rata dari dua stasiun pengamatan memiliki nilai R2 = 0,91 dan NSE = 0,9068. Kesimpulan, signifikansi,Hasil validasi dalam penelitian ini menunjukkan rata-rata dari dua stasiun pengamatan memiliki nilai R2 = 0,91 dan NSE = 0,9068. Kesimpulan, signifikansi,
Useful /
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK The ASEAN Economic Community era has intensified multilingual business communication, particularly the use of Mandarin in multinational companies. ThisThe ASEAN Economic Community era has intensified multilingual business communication, particularly the use of Mandarin in multinational companies. This
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan, dan bantuan langsung kepada anggota kelompok tani. Hasil menunjukkan peningkatanMetode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan, dan bantuan langsung kepada anggota kelompok tani. Hasil menunjukkan peningkatan
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Rekomendasi dari kegiatan ini mencakup evaluasi jangka panjang atas dampak implementasi STEM terhadap hasil belajar siswa serta pengembangan pelatihanRekomendasi dari kegiatan ini mencakup evaluasi jangka panjang atas dampak implementasi STEM terhadap hasil belajar siswa serta pengembangan pelatihan
TRISAKTITRISAKTI Studi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan yang mengintegrasikan pertumbuhan perkotaan, pelestarian sejarah, dan partisipasi pemangku kepentinganStudi ini merekomendasikan pengembangan kebijakan yang mengintegrasikan pertumbuhan perkotaan, pelestarian sejarah, dan partisipasi pemangku kepentingan