POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID

International Journal of Travel, Hospitality and EventsInternational Journal of Travel, Hospitality and Events

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan agrotourism di Desa Sigapiton sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata pedesaan. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan komponen 6A (Attractions, Accessibility, Amenities, Available Packages, Activities, dan Ancillary Services) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan destinasi. Selanjutnya dilakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk memetakan faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan agrotourism. Berdasarkan hasil SWOT, metode QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) digunakan untuk menentukan strategi prioritas yang paling efektif. Temuan menunjukkan bahwa Desa Sigapiton memiliki potensi kuat dalam hal keindahan alam, budaya lokal, dan keragaman pertanian, tetapi masih menghadapi tantangan seperti aksesibilitas terbatas, kurangnya fasilitas umum, dan partisipasi masyarakat rendah. Strategi yang diidentifikasi melalui QSPM meliputi: (1) pengembangan paket wisata edukasi berbasis pertanian dan budaya lokal; (2) peningkatan aksesibilitas dan fasilitas umum; (3) optimalisasi peran masyarakat dan pemuda; serta (4) promosi digital dan branding agrotourism. Strategi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata di Desa Sigapiton sebagai destinasi agrotourism dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan merumuskan strategi pengembangan agrotourism untuk mendukung pertumbuhan pariwisata di Desa Sigapiton, Kabupaten Toba.Dengan menggunakan kerangka 6A, analisis SWOT, dan QSPM, temuan menunjukkan bahwa Desa Sigapiton memiliki potensi agrotourism yang signifikan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.Keunggulan utama meliputi pemandangan alam yang indah, lahan pertanian aktif, dan budaya Batak Toba yang terjaga.Namun, tantangan utama berupa aksesibilitas terbatas, fasilitas pariwisata yang tidak memadai, dan promosi yang kurang efektif.Empat strategi utama yang diusulkan meliputi pengembangan paket wisata edukasi berbasis budaya lokal, peningkatan aksesibilitas melalui kolaborasi dengan pihak eksternal, optimalisasi partisipasi masyarakat dan pemuda, serta penguatan promosi digital dan branding agrotourism.Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Desa Sigapiton sebagai destinasi agrotourism yang berkelanjutan.

Untuk memperkuat pengembangan agrotourism di Sigapiton, tiga saran penelitian lanjutan yang relevan adalah: pertama, mengembangkan pengalaman budaya interaktif yang melibatkan masyarakat lokal seperti workshop pembuatan ulos atau pertunjukan tradisional untuk meningkatkan keterlibatan wisatawan. Kedua, menciptakan strategi promosi digital yang lebih terintegrasi dengan platform media sosial dan aplikasi pemesanan untuk menjangkau pasar internasional. Ketiga, membangun kemitraan antara desa, perguruan tinggi, dan industri pariwisata untuk mengembangkan program pelatihan edukasi pertanian berbasis wisata yang melibatkan mahasiswa dan pelaku usaha lokal. Pendekatan ini dapat memperkuat daya tarik desa sebagai destinasi agrotourism yang unik sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengembangan.

  1. Vol. 4 No. 3 (2025): International Journal of Travel, Hospitality and Events | International Journal... journal.polteksahid.ac.id/index.php/ijothe/issue/view/42Vol 4 No 3 2025 International Journal of Travel Hospitality and Events International Journal journal polteksahid ac index php ijothe issue view 42
Read online
File size267.57 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test