POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID

International Journal of Travel, Hospitality and EventsInternational Journal of Travel, Hospitality and Events

Penelitian ini menguji dampak media sosial TikTok terhadap preferensi Generasi Z terhadap makanan tradisional di Kabupaten Garut. Studi ini menggunakan teknik kuantitatif dengan metodologi survei, dan data dikumpulkan dari 214 anggota Generasi Z menggunakan kuesioner. Uji reliabilitas mengonfirmasi validitas instrumen, sementara uji validitas mengungkapkan bahwa semua indikator Media Sosial TikTok (X) dan Preferensi Makanan Tradisional (Y) valid. Pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa data cocok untuk analisis regresi, yang mengungkapkan bahwa data terdistribusi secara normal dan bebas dari heteroskedastisitas. Selain itu, Cronbachs Alpha lebih besar dari 0,70. Hasil regresi menunjukkan bahwa TikTok memiliki dampak yang signifikan dan positif terhadap preferensi Gen Z terhadap masakan tradisional, dengan koefisien regresi sebesar 0,658 dan tingkat signifikansi sebesar nilai 0,000 p < 0,05. TikTok menjelaskan 44,5% dari varians dalam preferensi, seperti yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi (R²) yang sebesar 0,445. Menurut penelitian, usaha kuliner tradisional harus menggunakan TikTok sebagai platform pemasaran yang kuat untuk masakan.

Penelitian ini, yang melibatkan 214 responden di Kabupaten Garut, meneliti pengaruh media sosial TikTok terhadap preferensi makanan tradisional Generasi Z.Hasilnya menunjukkan bahwa semua indikator variabel Media Sosial TikTok (X) dan Preferensi Makanan Tradisional (Y) valid dan reliabel.Analisis regresi mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara penggunaan TikTok dan preferensi makanan tradisional, dengan TikTok menjelaskan 44,5% varians dalam preferensi tersebut.Oleh karena itu, pelaku usaha kuliner tradisional di Garut perlu memanfaatkan TikTok sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing dan menarik minat Generasi Z terhadap makanan tradisional.

Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai faktor-faktor lain selain TikTok yang memengaruhi preferensi makanan tradisional Generasi Z, seperti pengaruh keluarga, teman sebaya, atau tren kesehatan. Hal ini penting untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku konsumen. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk mempromosikan makanan tradisional melalui TikTok, dengan mempertimbangkan karakteristik dan preferensi unik Generasi Z. Misalnya, penggunaan konten video kreatif, kolaborasi dengan influencer lokal, atau penyelenggaraan kompetisi kuliner dapat menjadi opsi yang menarik. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak penggunaan TikTok terhadap keberlanjutan bisnis kuliner tradisional, termasuk peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pelestarian warisan budaya. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Garut.

  1. Pengaruh Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Kepercayaan Diri Remaja di Kabupaten Sampang | Adawiyah... doi.org/10.21107/ilkom.v14i2.7504Pengaruh Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Kepercayaan Diri Remaja di Kabupaten Sampang Adawiyah doi 10 21107 ilkom v14i2 7504
  2. Vol. 4 No. 3 (2025): International Journal of Travel, Hospitality and Events | International Journal... journal.polteksahid.ac.id/index.php/ijothe/issue/view/42Vol 4 No 3 2025 International Journal of Travel Hospitality and Events International Journal journal polteksahid ac index php ijothe issue view 42
Read online
File size393.31 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test