UNMUH BABELUNMUH BABEL

Jurnal Aspirasi Teknik SipilJurnal Aspirasi Teknik Sipil

Transportasi udara memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, terutama bagi daerah dengan potensi pariwisata dan perdagangan seperti Kota Singkawang. Penelitian ini menganalisis kontribusi peningkatan konektivitas dan pengembangan rute penerbangan di Bandar Udara Internasional Singkawang terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan data sekunder dari sumber resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bandara ini berpotensi melayani rute domestik dan internasional, serta menjadi faktor penting dalam memperkuat sektor perdagangan dan pariwisata. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya frekuensi penerbangan, minimnya insentif maskapai, dan kurangnya integrasi antarmoda masih menjadi kendala utama. Strategi yang direkomendasikan meliputi pengembangan rute berbasis permintaan, integrasi dengan sektor unggulan lokal, kemitraan antar pemangku kepentingan, serta pemanfaatan data spasial untuk perencanaan rute. Penelitian ini menegaskan bahwa konektivitas udara yang terencana dan adaptif dapat menjadi pendorong signifikan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

Peningkatan konektivitas udara melalui pembangunan dan operasional Bandara Internasional Singkawang terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan akses transportasi dan penguatan pertumbuhan ekonomi daerah.Bandara ini mulai menghubungkan Singkawang dengan pusat-pusat ekonomi nasional, mendorong efisiensi logistik, serta meningkatkan daya saing sektor perdagangan dan pariwisata.Strategi pengembangan rute berbasis potensi lokal menunjukkan bahwa rute ke kota-kota seperti Jakarta, Batam, Surabaya, dan Kuching memiliki nilai ekonomi tinggi dan relevansi kuat terhadap kebutuhan mobilitas dan konektivitas regional.Meskipun demikian, pengembangan bandara ini masih menghadapi tantangan operasional dan kelembagaan, seperti rendahnya frekuensi penerbangan, belum optimalnya insentif maskapai, serta minimnya integrasi transportasi dan koordinasi lintas instansi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak subsidi rute terhadap peningkatan frekuensi penerbangan dan daya tarik maskapai baru di Bandara Singkawang. Selain itu, studi tentang integrasi antarmoda transportasi (misalnya, koneksi antara bandara dengan sistem transportasi umum) dapat memberikan solusi untuk meningkatkan aksesibilitas penduduk dan wisatawan. Terakhir, penelitian tentang penggunaan teknologi geospasial untuk optimisasi rute penerbangan berbasis data permintaan pasar dan potensi ekonomi lokal dapat memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan bandara secara berkelanjutan.

Read online
File size196.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test