UPUP

CARE: Journal Pengabdian Multi DisiplinCARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya laporan keuangan yang akurat dan transparan serta bagaimana mengimplementasikan SAK EMKM dalam praktik sehari-hari. Dari hasil pelatihan, dapat disimpulkan bahwa beberapa aspek terkait peserta pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang SAK EMKM dan pentingnya laporan keuangan yang sesuai dengan standar. Pelatihan teknis praktis membantu peserta mengembangkan keterampilan teknis dalam menyusun laporan keuangan. Namun, beberapa peserta masih memerlukan bantuan lebih lanjut, dan akses ke pembiayaan dengan laporan keuangan yang lebih baik, diharapkan UMKM dapat lebih mudah mengakses pendanaan dari lembaga keuangan dan kesadaran serta motivasi peserta akan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik akan meningkat, yang tercermin dalam partisipasi aktif dan antusiasme dalam sesi pelatihan. Meskipun demikian, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan waktu pelatihan yang menyebabkan materi tidak dapat diserap secara optimal oleh semua peserta, dan kebutuhan akan bantuan lebih lanjut untuk memastikan implementasi SAK EMKM yang konsisten.

Berdasarkan kesimpulan di atas, berikut adalah rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program pelatihan di masa mendatang.Pertama, pelatihan berkelanjutan perlu dilakukan secara rutin dan terus-menerus untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan UMKM dalam menyusun laporan keuangan.Kedua, bantuan pasca-pelatihan harus diberikan untuk memastikan UMKM dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik sehari-hari.Ketiga, UMKM didorong untuk menggunakan perangkat lunak akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan mereka untuk membantu mereka menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur dan akurat.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, serta saran penelitian lanjutan yang telah ada, beberapa arah studi baru dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih adaptif dan personal, dengan mempertimbangkan tingkat literasi keuangan dan kemampuan teknologi yang berbeda-beda di antara UMKM. Hal ini dapat melibatkan penggunaan teknologi pembelajaran adaptif atau pendekatan blended learning yang menggabungkan pelatihan tatap muka dengan modul online interaktif. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penerapan SAK EMKM terhadap kinerja keuangan UMKM secara lebih mendalam, dengan mengukur indikator-indikator seperti profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas. Analisis ini dapat dilakukan dengan menggunakan data longitudinal untuk melacak perubahan kinerja keuangan UMKM sebelum dan sesudah penerapan SAK EMKM. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran intermediasi lembaga keuangan dalam memfasilitasi akses pendanaan bagi UMKM yang telah menerapkan SAK EMKM. Hal ini dapat melibatkan studi kasus terhadap lembaga keuangan yang secara aktif memberikan dukungan kepada UMKM dalam hal ini, serta analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam memberikan pinjaman kepada UMKM.

Read online
File size354 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test