UNIVMEDUNIVMED

Universa MedicinaUniversa Medicina

Pada lanjut usia seringkali terjadi defisiensi nutrisi yang dapat mengakibatkan gangguan fungsi kognitif. Prevalensi gangguan fungsi kognitif pada lanjut usia sangat tinggi dan faktor yang dapat mempengaruhi fungsi kognitif adalah multifaktorial. Sejumlah penelitian tentang hubungan antara diabetes dan terjadinya gangguan kognitif pada lanjut usia masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya hubungan antara kadar gula darah sewaktu dalam darah dan gangguan fungsi kognitif pada lanjut usia.

Kadar gula darah yang semakin meningkat menurunkan fungsi kognitif pada lanjut usia.Lama pendidikan merupakan faktor yang tidak dapat diubah.Pengaturan kadar gula darah sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya penurunan fungsi kognitif pada lanjut usia.

Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi apakah pengendalian kadar gula darah sewaktu secara rutin dapat memperlambat penurunan fungsi kognitif pada lansia seiring waktu. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana intervensi gaya hidup seperti pola makan dan aktivitas fisik berperan dalam memodifikasi hubungan antara kadar gula darah dan kognisi pada populasi lanjut usia di wilayah perkotaan. Ketiga, diperlukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas skrining kognitif menggunakan kombinasi alat MoCA dan IQCODE terhadap alat tunggal dalam populasi lanjut usia dengan status metabolik berbeda, agar dapat dikembangkan strategi deteksi dini yang lebih akurat dan adaptif terhadap keragaman latar belakang pendidikan dan kesehatan metabolik.

Read online
File size41.86 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test