UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal PsikologiJurnal Psikologi

Pemaafan merupakan salah faktor penting dalam hubungan interpersonal. Metode dan jenis Pengukuran pemaafan banyak dilakukan oleh para ahli salah satu dengan menggunakan skala Transregression-Related Interpersonal Motivation (TRIM-18) yang berfokus pada 3 faktor yaitu avoidance, revenge, dan benevolence. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan dan menguji validitas konstrak skala TRIM-18. Subjek penelitian berjumlah 207 mahasiswa. Hasil penelitian dengan analisis factor konfirmatori secara menunjukkan bahwa ketiga factor (avoidance, revenge, dan benevolence) memenuhi criteria fit model pengukuran. Artinya, aitem-aitem yang berada pada setiap factor mencerminkan kevalidan dalam mencerminkan setiap factor. Pengukuran pemaafan dengan skala TRIM-18 bersifat multidimensional dan setiap factor saling terkait satu sama lain. Implikasi hasil penelitian dibahas dalam konteks pengukuran psikologi.

Pengukuran pemaafan dengan skala TRIM-18 merupakan pengukuran pemaafan yang berfokus pada hubungan interpersonal dengan menggunakan pendekatan pada tiga motif, yaitu (avoidance, revenge dan benevolence.Ketiga motif ini bersifat terpisah terutama dalam pengukuran dan analisis data.Hasil analis faktor konfirmatori secara mandiri menunjukkan bahwa ketiga motif memiliki validitas konstrak yang baik dan dapat diterima.Namun ketiga diuji secara bersamaan baik dengan 3 dan 2 faktor tidak memenuhi criteria fit uji kecocokan model.Ini artinya, bahwa model tersebut harus dimodifikasi dengan memperhatikan aitem-aitem yang ada pada ketiga factor tersebut.Ada potensi overlap dalam pengukuran pada factor avoidance dan benevolence.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji validitas diskriminan dan konvergen dari skala TRIM-18 dengan variabel psikologi lainnya, seperti empati, resiliensi, dan kesejahteraan psikologis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa skala TRIM-18 benar-benar mengukur konstruk pemaafan secara unik dan tidak tumpang tindih dengan konstruk psikologis lainnya. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi pemaafan, seperti karakteristik individu (misalnya, kepribadian, religiusitas), karakteristik hubungan (misalnya, tingkat keintiman, frekuensi konflik), dan faktor situasional (misalnya, tingkat keparahan pelanggaran, dukungan sosial). Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemaafan pada individu dan dalam hubungan interpersonal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis skala TRIM-18 dalam meningkatkan pemaafan dan kesejahteraan psikologis pada berbagai populasi, seperti korban kekerasan, pasangan yang mengalami konflik, atau individu yang berduka. Hal ini akan memberikan bukti empiris tentang manfaat praktis dari pengukuran dan intervensi pemaafan.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/a0033637APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 a0033637
Read online
File size417.83 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test