LAKASPIALAKASPIA

Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru Madrasah

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pembelajaran Biologi pada tahun pelajaran 2021/2022, menganalisis efektivitas metode pengajaran yang diterapkan, dan mengevaluasi dampak strategi pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi dan inovasi pedagogi. Menggunakan pendekatan campuran, penelitian ini melibatkan metode kuantitatif melalui survei dan kuesioner, serta metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Sampel penelitian terdiri dari siswa dan guru Biologi di beberapa sekolah menengah atas (SMA) yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk data kuantitatif, serta analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengajaran, keterlibatan siswa, dan penggunaan teknologi merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kompetensi pembelajaran Biologi. Metode pengajaran yang melibatkan pembelajaran aktif dan multimedia terbukti lebih efektif dibandingkan metode tradisional, dan penggunaan teknologi seperti perangkat lunak interaktif berkontribusi pada pencapaian kompetensi siswa. Kesimpulannya, metode pengajaran inovatif dan teknologi memiliki dampak positif yang signifikan. Untuk memaksimalkan hasil, diperlukan pelatihan dan dukungan untuk guru serta evaluasi berkelanjutan terhadap strategi pembelajaran. Sekolah sebaiknya mengadopsi metode berbasis teknologi dan mendukung pembelajaran aktif untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam mata pelajaran Biologi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sistem rem konvensional dengan model pembelajaran Problem Based Learning layak dijadikan praktik baik pembelajaran berorientasi HOTS karena dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam melakukan transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.Dengan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara sistematis dan cermat, pembelajaran sistem rem konvensional dengan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan tidak sekadar berorientasi HOTS, tetapi juga mengintegrasikan praktek, literasi, dan kecakapan abad 21.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari penerapan metode pembelajaran inovatif dan teknologi terhadap kompetensi siswa Biologi, tidak hanya dalam konteks kognitif tetapi juga keterampilan afektif dan psikomotorik. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai model pembelajaran inovatif, seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Discovery Learning, dalam meningkatkan kompetensi pembelajaran Biologi di berbagai jenjang pendidikan dan konteks sekolah. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi keberhasilan implementasi metode pembelajaran inovatif dan teknologi, seperti ketersediaan sumber daya, dukungan sekolah, dan karakteristik siswa, serta mengembangkan strategi untuk mengatasi tantangan yang mungkin timbul. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan praktik pembelajaran Biologi yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern.

Read online
File size141.59 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test