IJRETINAIJRETINA

International Journal of RetinaInternational Journal of Retina

Pengantar: Perdarahan suprakoroidal adalah komplikasi yang jarang namun signifikan yang dapat terjadi selama operasi intraokular akibat manuver Valsalva saat pasien terjaga. Akumulasi darah yang cepat di ruang suprakoroidal akibat peningkatan tekanan seperti manuver Valsalva dapat disebabkan oleh pecahnya arteri siliar posterior atau vena vorteks. Laporan kasus: Seorang pria berusia 43 tahun dengan IOL yang terlepas setelah operasi katarak yang berhasil menjalani vitrektomi, eksplantasi IOL, dan implantasi IOL cakram iris di bawah anestesi umum. Setelah vitrektomi inti dan eksplantasi IOL, pasien tiba-tiba terbangun. Implantasi IOL cakram iris dilanjutkan. Di akhir operasi, perdarahan suprakoroidal masif ditemukan. Satu hari pasca operasi, ketajaman visual adalah gerakan tangan. Perdarahan suprakoroidal dan vitreous diamati. Steroid oral dan topikal diberikan. Tiga bulan pasca operasi, ketajaman visual 20/50 dan perdarahan suprakoroidal residual diamati. Diskusi: Insiden Perdarahan Suprachoroidal selama intraoperatif tidak diketahui karena terjadi sangat jarang. Kasus kami menyoroti kejadian manuver Valsalva selama vitrektomi yang menyebabkan perdarahan suprakoroidal mendadak. Kesimpulan: Manuver Valsava selama vitrektomi dapat menyebabkan komplikasi yang menghancurkan seperti perdarahan suprakoroidal. Meskipun merupakan salah satu komplikasi anestesi yang dapat dipulihkan selama vitrektomi, namun dapat mengakibatkan gangguan penglihatan yang parah.

Manuver Valsava selama vitrektomi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti perdarahan suprakoroidal.Meskipun merupakan salah satu komplikasi anestesi yang dapat dipulihkan selama vitrektomi, komplikasi ini dapat mengakibatkan gangguan penglihatan yang parah.Kasus ini menyoroti pentingnya mewaspadai potensi risiko manuver Valsava selama operasi intraokular dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan terjadinya.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko spesifik yang berkontribusi terhadap terjadinya perdarahan suprakoroidal selama vitrektomi, terutama yang berkaitan dengan manuver Valsalva. Studi prospektif yang melibatkan pemantauan tekanan intraokular secara real-time selama vitrektomi dapat membantu menentukan ambang batas tekanan yang aman dan mengembangkan strategi untuk mencegah manuver Valsalva yang tidak disengaja. Selain itu, penelitian yang mengeksplorasi efektivitas berbagai protokol manajemen anestesi, seperti penggunaan obat-obatan yang mengurangi tekanan vena, dapat memberikan wawasan tentang cara meminimalkan risiko perdarahan suprakoroidal. Penelitian di masa depan juga dapat berfokus pada pengembangan teknik bedah baru atau perangkat yang dapat mengurangi risiko cedera pada pembuluh darah koroid selama vitrektomi, sehingga meningkatkan keselamatan pasien dan hasil visual.

  1. SUPRACHOROIDAL HAEMORRHAGE CAUSED BY VALSALVA MANEUVER DURING VITRECTOMY | International Journal of Retina.... ijretina.com/index.php/ijretina/article/view/311SUPRACHOROIDAL HAEMORRHAGE CAUSED BY VALSALVA MANEUVER DURING VITRECTOMY International Journal of Retina ijretina index php ijretina article view 311
Read online
File size499.52 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test