KIPMIKIPMI
Communications in Science and TechnologyCommunications in Science and TechnologyCitrus beserta minyaknya memiliki nilai ekonomi dan medis yang tinggi karena dapat dimanfaatkan dalam industri makanan, kosmetik, serta pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstraksi microwave tanpa pelarut (solvent‑free microwave extraction, SFME) dalam memperoleh minyak atsiri dari kulit Citrus auranticum L. secara khusus menguji kinetika proses ekstraksi menggunakan model orde‑dua serta mekanisme yang terlibat. Metode SFME diterapkan untuk mengekstrak minyak atsiri Citrus auranticum L., kemudian laju ekstraksi awal, kapasitas ekstraksi, dan konstanta laju orde‑dua dihitung berdasarkan model tersebut. Dengan desain percobaan tiga tahapan, hasil menunjukkan bahwa proses ekstraksi mengikuti model orde‑dua. Nilai laju ekstraksi awal (h) sebesar 0,7483 g L⁻¹ min⁻¹, kapasitas ekstraksi (CS) 0,7291 g L⁻¹, konstanta laju orde‑dua (k) 1,4075 L g⁻¹ min⁻¹, dan koefisien determinasi (R²) 0,9992.
Hasil ekstraksi minyak jeruk dengan metode SFME selama 60 menit menghasilkan yield sebesar 0,72 %.Analisis kinetik menunjukkan bahwa proses ekstraksi minyak dari kulit Citrus auranticum L.mengikuti model orde‑dua dan terjadi melalui tiga tahapan percobaan.Nilai laju ekstraksi awal (h), kapasitas ekstraksi (CS), konstanta laju orde‑dua (k), serta koefisien determinasi (R²) masing‑masing adalah 0,7483 g L⁻¹ min⁻¹, 0,7291 g L⁻¹, 1,4075 L g⁻¹ min⁻¹, dan 0,9992.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh variasi daya dan durasi microwave terhadap laju ekstraksi serta yield minyak esensial pada kulit Citrus auranticum, sehingga dapat mengidentifikasi kondisi optimal untuk skala laboratorium maupun industri. Selain itu, analisis komposisi kimia minyak yang diperoleh melalui SFME dibandingkan dengan metode hidrodistilasi konvensional dapat memberikan gambaran tentang kualitas dan potensi aplikasinya dalam industri makanan, kosmetik, atau farmasi. Selanjutnya, penerapan model kinetik SFME pada kulit buah citrus lain, seperti Lemon atau Jeruk Nipis, dapat menilai keuniversalan model tersebut serta membuka peluang diversifikasi sumber minyak atsiri yang berkelanjutan.
| File size | 457.72 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Kadar flavonoid total pada metode maserasi sebesar 0,1879% b/b, sedangkan pada metode sokletasi sebesar 0,2158% b/b. Hal ini menunjukkan bahwa metode sokletasiKadar flavonoid total pada metode maserasi sebesar 0,1879% b/b, sedangkan pada metode sokletasi sebesar 0,2158% b/b. Hal ini menunjukkan bahwa metode sokletasi
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan IC50 ekstrak sebesar 6,6771 μg/mL, IC50 sediaan masker gel peel-off pada F0, F1, F2, F3 yang dimana F0 tidak mengandung ekstrak,Hasil penelitian menunjukkan IC50 ekstrak sebesar 6,6771 μg/mL, IC50 sediaan masker gel peel-off pada F0, F1, F2, F3 yang dimana F0 tidak mengandung ekstrak,
UnwahasUnwahas Penelitian ini bertujuan menentukan kandungan protein total, berat molekul protein, serta aktivitas fibrinolitik ekstrak enzim dari daun pucuk merah yangPenelitian ini bertujuan menentukan kandungan protein total, berat molekul protein, serta aktivitas fibrinolitik ekstrak enzim dari daun pucuk merah yang
YBLIYBLI Kegiatan PKM ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia serta wanita kaum ibu GMIM Kharisma Koka dalam pembuatan balsem dan minyak aromatherapyKegiatan PKM ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia serta wanita kaum ibu GMIM Kharisma Koka dalam pembuatan balsem dan minyak aromatherapy
UNIMALUNIMAL Campuran semua bagian ditemukan mengandung 35% selulosa yang merupakan nilai tertinggi. Kandungan lignin dengan nilai 42% ditemukan di batang setelah penyulingan.Campuran semua bagian ditemukan mengandung 35% selulosa yang merupakan nilai tertinggi. Kandungan lignin dengan nilai 42% ditemukan di batang setelah penyulingan.
UNILAUNILA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perlakuan fisik dan pemberian perlakuan kimiawi terhadap perkecambahan benih aren dan mengetahuiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian perlakuan fisik dan pemberian perlakuan kimiawi terhadap perkecambahan benih aren dan mengetahui
ITENASITENAS Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi media pertumbuhan S. Rolfsii InaCC F-05 untuk menghasilkan scleroglucan menggunakan substrat hidrolisatTujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi media pertumbuhan S. Rolfsii InaCC F-05 untuk menghasilkan scleroglucan menggunakan substrat hidrolisat
UNITRIUNITRI Penggunaan limbah padat hasil samping industri agar-agar rumput laut dengan dosis 15 ton/ha, meningkatkan pH tanah dari 5. Pemberian bahan organik yangPenggunaan limbah padat hasil samping industri agar-agar rumput laut dengan dosis 15 ton/ha, meningkatkan pH tanah dari 5. Pemberian bahan organik yang
Useful /
UNIMALUNIMAL COBIT 5 menyediakan kerangka kerja yang komprehensif yang membantu perusahaan mencapai tujuan mereka dalam tata kelola perusahaan dan tata kelola TI. KerangkaCOBIT 5 menyediakan kerangka kerja yang komprehensif yang membantu perusahaan mencapai tujuan mereka dalam tata kelola perusahaan dan tata kelola TI. Kerangka
UNIMALUNIMAL Pada suatu sistem tiga fase, perbedaan sudut antara fase-fase dan urutan fase sistem sangat penting untuk memastikan sistem berfungsi secara normal danPada suatu sistem tiga fase, perbedaan sudut antara fase-fase dan urutan fase sistem sangat penting untuk memastikan sistem berfungsi secara normal dan
UNILAUNILA Dosis pupuk kompos kotoran sapi sebagai perlakuan terdiri dari 0 kg/tanaman, 2 kg/tanaman, 3 kg/tanaman, 4 kg/tanaman, 5 kg/tanaman, dan 6 kg/tanaman.Dosis pupuk kompos kotoran sapi sebagai perlakuan terdiri dari 0 kg/tanaman, 2 kg/tanaman, 3 kg/tanaman, 4 kg/tanaman, 5 kg/tanaman, dan 6 kg/tanaman.
KIPMIKIPMI Kelompok 3 memiliki daya saing tertinggi dan merupakan salah satu pola yang paling umum di Ligue 1 Prancis dan La Liga Spanyol. Akhirnya, Kelompok 4, yangKelompok 3 memiliki daya saing tertinggi dan merupakan salah satu pola yang paling umum di Ligue 1 Prancis dan La Liga Spanyol. Akhirnya, Kelompok 4, yang