UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal PsikologiJurnal Psikologi

Anak enuresis memiliki harga diri lebih rendah dibandingkan anak-anak yang lain. Penelitian Dryden (2006) menunjukkan adanya kaitan antara harga diri dan irrational thought yang dapat diatasi dengan rational emotive behavior therapy (REBT). Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas REBT dalam meningkatkan harga diri anak enuresis. Desain penelitian ini adalah desain eksperimental before-after study. Sampel penelitian berjumlah 3 orang anak enuresis yang berada pada usia 7-12 tahun. Peneliti memberikan skala harga diri sebelum terapi dilakukan (pre-test) dan setelah terapi (post-test). Untuk membandingkan skor subjek pada pre-test dan post-test, data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasilnya menunjukkan bahwa setiap subjek menunjukkan perubahaan tingkatan harga diri. Secara umum rational emotive behavior therapy (REBT) efektif dapat meningkatkan harga diri pada anak enuresis.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesa penelitian “rational emotive behavior therapy efektif dapat meningkatkan harga diri anak enuresis, diterima.Ada perbedaan yang signifikan harga diri anak enuresis sebelum dan setelah pemberian therapy.Dengan demikian REBT efektif untuk meningkatkan harga diri anak enuresis.Dari ketiga subjek yang mendapatkan terapi REBT, dua subjek yang mengalami peningkatan harga diri dari katagori sedang ke kategori tinggi.Satu orang subjek lainnya mengalami peningkatan katagori harga diri dari sedang ke sangat tinggi.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel penelitian dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih banyak dan beragam, termasuk anak-anak dengan enuresis dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dan budaya. Hal ini akan meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Kedua, penelitian dapat menggunakan metode penelitian yang lebih komprehensif, seperti desain kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol, untuk mengontrol faktor-faktor eksternal yang mungkin memengaruhi hasil terapi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas REBT dalam kombinasi dengan intervensi lain, seperti pelatihan keterampilan sosial atau dukungan keluarga, untuk meningkatkan hasil terapi secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas REBT dalam mengatasi masalah enuresis dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang mengalaminya.

Read online
File size295.95 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test