UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal PsikologiJurnal Psikologi

Rational emotive behavior therapy (REBT) adalah terapi yang berusaha mengubah pikiran irasional menjadi rasional sehingga subjek memiliki perasaan berharga, mampu, dan diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas REBT untuk meningkatkan self esteem pada siswa SMP korban bullying. Terapi berlangsung selama 10 jam yang disajikan dalam 4 sesi dan setiap sesinya berlangsung sekitar 2,5 jam. Subjek penelitian adalah sepuluh siswa SMP korban bullying secara fisik, verbal dan relasional, memiliki self esteem yang rendah, dan memiliki skor IQ minimal rata-rata. Sepuluh subjek dibagi menjadi dua kelompok, 5 ke dalam kelompok eksperimen dan 5 kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Self Esteem, lembar tugas, buku rumah subjek dan wawancara. Analisis data adalah statistik non-parametrik, yakni uji komparatif (Mann Whitney dan Wilcoxon) untuk membandingkan perubahan skor self esteem pada kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rational emotive behavior therapy terbukti efektif meningkatkan self esteem dari kategori rendah (pretest) menjadi kategori sedang (post test) dan tetap bertahan setelah 2 minggu perlakuan. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa rational emotive behavior therapy akan memberikan hasil yang lebih optimal apabila diberikan kepada subjek yang memiliki kapasitas intelektual rata-rata atas dan aktif selama sesi terapi berlangsung.

Pemberian REBT terbukti efektif untuk meningkatkan self esteem siswa SMP korban bullying.Lima orang subjek menunjukkan peningkatan self esteem dari kategori rendah menjadi kategori sedang setelah menerima REBT, dan self esteem mereka tetap bertahan di kategori sedang setelah 2 minggu perlakuan.REBT memberikan hasil yang lebih optimal apabila diberikan kepada subjek yang memiliki kapasitas intelektual rata-rata atas dan aktif selama sesi terapi berlangsung.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa SMP, tetapi juga pada jenjang pendidikan lain seperti SMA atau perguruan tinggi, untuk melihat apakah efektivitas REBT tetap konsisten pada kelompok usia yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang dapat memoderasi efektivitas REBT, seperti jenis kelamin, latar belakang sosial ekonomi, atau tingkat keparahan bullying yang dialami, sehingga intervensi REBT dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing individu. Lebih lanjut, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan REBT dalam kombinasi dengan pendekatan terapi lain, seperti terapi kognitif perilaku (CBT) atau terapi kelompok, untuk melihat apakah kombinasi tersebut dapat menghasilkan efek sinergis yang lebih besar dalam meningkatkan self esteem dan mengatasi dampak bullying pada siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai efektivitas REBT dan membantu mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah bullying dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa.

Read online
File size272.75 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test