IJRETINAIJRETINA

International Journal of RetinaInternational Journal of Retina

Pendahuluan: Meskipun efek okular dari radiasi ionisasi telah banyak dipelajari, sedikit yang diketahui tentang dampaknya pada retina profesional radiologi yang terpapar setiap hari tanpa pelindung mata. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi perubahan morfologi retina menggunakan tomografi koherensi optik (OCT) pada teknisi radiologi yang bekerja tanpa kacamata pelindung sinar-X. Metode: Sebanyak 11 teknisi radiologi yang secara rutin terpapar sinar-X tanpa pelindung mata dibandingkan dengan 9 kontrol yang sesuai usianya yang tidak terpapar radiasi pengion. Subjek dengan kondisi sistemik yang memengaruhi retina (misalnya, diabetes, hipertensi) dikecualikan. Pemindaian OCT dilakukan menggunakan Heidelberg Spectralis OCT untuk menilai ketebalan lapisan serat saraf retina (RNFL) dan ketebalan retina global. Mengingat ukuran sampel yang kecil, pendekatan perbandingan deskriptif digunakan. Hasil: Ketebalan RNFL lebih tipis pada kelompok yang terpapar dibandingkan dengan kontrol, terutama di kuadran superior dan nasal. Tiga individu dalam kelompok yang terpapar menunjukkan ketebalan retina global di bawah batas normal, dibandingkan dengan satu dalam kelompok kontrol. Proporsi subjek dengan penipisan retina lebih tinggi pada kelompok yang terpapar, terutama di makula dan RNFL. Penilaian kualitatif mengungkapkan penipisan makula temporal dan penipisan RNFL superior di sekitar diskus optik. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa paparan sinar-X kronis tanpa pelindung mata dapat dikaitkan dengan penipisan retina dan kehilangan RNFL pada teknisi radiologi. Mengingat ukuran sampel yang kecil, penelitian lebih lanjut dengan kohort yang lebih besar diperlukan untuk mengonfirmasi efek jangka panjang dan menetapkan tindakan pencegahan.

Penelitian ini mengindikasikan bahwa paparan sinar-X kronis tanpa pelindung mata berpotensi menyebabkan penipisan retina dan kehilangan lapisan serat saraf retina pada teknisi radiologi.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penggunaan pelindung mata dalam lingkungan radiologi untuk meminimalkan risiko kerusakan retina.Penelitian lebih lanjut dengan jumlah peserta yang lebih besar diperlukan untuk mengkonfirmasi efek jangka panjang dan mengembangkan strategi pencegahan yang efektif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah peserta yang lebih besar dan periode observasi yang lebih lama untuk mengkonfirmasi hubungan antara paparan sinar-X kronis tanpa pelindung mata dengan perubahan struktural dan fungsional retina. Kedua, studi yang lebih mendalam diperlukan untuk mengidentifikasi mekanisme biologis yang mendasari kerusakan retina akibat radiasi, termasuk peran stres oksidatif, peradangan, dan kerusakan vaskular. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi efektivitas intervensi pencegahan, seperti penggunaan pelindung mata yang lebih baik dan suplementasi antioksidan, untuk melindungi retina teknisi radiologi dari efek berbahaya radiasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dampak radiasi pada kesehatan mata dan membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk melindungi para pekerja radiologi.

  1. RETINAL THICKNESS AND RNFL EVALUATION BY OCT IN RADIOLOGY TECHNICIANS EXPOSED TO X-RAYS WITHOUT EYE PROTECTION... ijretina.com/index.php/ijretina/article/view/327RETINAL THICKNESS AND RNFL EVALUATION BY OCT IN RADIOLOGY TECHNICIANS EXPOSED TO X RAYS WITHOUT EYE PROTECTION ijretina index php ijretina article view 327
Read online
File size7.04 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test