POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Waktu tunggu pasien adalah lamanya waktu yang dihabiskan pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan mulai dari pendaftaran hingga memasuki ruang pemeriksaan dokter. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi waktu tunggu pasien rawat jalan di RSUD Lawang Malang. Menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, penelitian melibatkan 95 responden dari pasien poliklinik interna yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square serta analisis regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien mengalami waktu tunggu lebih dari 60 menit, melebihi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Dari variabel yang diteliti, hanya tempat tinggal yang memiliki hubungan signifikan dengan waktu tunggu (p-value = 0,0001, AOR = 1.93; 95% CI, 1.16-3.21). Variabel lain seperti pendidikan, pekerjaan, hari kunjungan, dan metode pendaftaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mayoritas pasien menunggu lebih dari 60 menit, dan tempat tinggal berpengaruh terhadap waktu tunggu. Untuk memperbaiki situasi ini, disarankan agar rumah sakit mengembangkan aplikasi pendaftaran online yang terintegrasi dengan jadwal dokter untuk mengurangi waktu tunggu pasien.
Mayoritas pasien di RSUD Lawang Malang mengalami waktu tunggu lebih dari 60 menit, yang melebihi standar pelayanan minimal.Faktor yang secara signifikan memengaruhi waktu tunggu adalah tempat tinggal pasien.Untuk mengatasi permasalahan ini, disarankan pengembangan aplikasi pendaftaran online terintegrasi dengan jadwal dokter guna mengurangi waktu tunggu pasien dan meningkatkan efisiensi pelayanan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kualitatif yang memengaruhi persepsi pasien terhadap waktu tunggu, seperti kualitas komunikasi dokter dan staf medis. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi manajemen antrean, seperti sistem panggilan otomatis atau pembagian waktu tunggu berdasarkan tingkat urgensi pasien. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji dampak jangka panjang dari implementasi aplikasi pendaftaran online terhadap kepuasan pasien dan efisiensi operasional rumah sakit. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi waktu tunggu pasien dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Lawang Malang.
- Determinants of Outpatient Waiting Time at Lawang Malang Hospital | Jurnal Rekam Medis dan Informasi... doi.org/10.31983/jrmik.v7i2.12274Determinants of Outpatient Waiting Time at Lawang Malang Hospital Jurnal Rekam Medis dan Informasi doi 10 31983 jrmik v7i2 12274
- The Association Between Wait Times and Patient Satisfaction: Findings From Primary Health Centers in... journals.sagepub.com/doi/10.1177/2333392819861246The Association Between Wait Times and Patient Satisfaction Findings From Primary Health Centers in journals sagepub doi 10 1177 2333392819861246
| File size | 417 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
KOMPETIFKOMPETIF Sementara itu, studi terkini oleh Alghamdi et al. (2023) menegaskan bahwa Unique Human Capital berperan sebagai sumber inovasi organisasi karena setiapSementara itu, studi terkini oleh Alghamdi et al. (2023) menegaskan bahwa Unique Human Capital berperan sebagai sumber inovasi organisasi karena setiap
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Diskusi menyarankan peneliti berikutnya menyajikan data tekanan ekspirasi dan inspirasi untuk memperkuat data pengkajian. Akhirnya, kedua pasien strokeDiskusi menyarankan peneliti berikutnya menyajikan data tekanan ekspirasi dan inspirasi untuk memperkuat data pengkajian. Akhirnya, kedua pasien stroke
UNTADUNTAD Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor intrinsik dan ekstrinsik secara signifikan memengaruhi kepuasan kerja, namun belum terbukti adanya hubungan langsungPenelitian ini menunjukkan bahwa faktor intrinsik dan ekstrinsik secara signifikan memengaruhi kepuasan kerja, namun belum terbukti adanya hubungan langsung
SCITECHGRUPSCITECHGRUP Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur, di mana data diperoleh melalui pencarian pada Google Scholar. Hasil penelitianPenelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur, di mana data diperoleh melalui pencarian pada Google Scholar. Hasil penelitian
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Hasil uji validitas empiris menunjukkan dari 180 soal, terdapat 18,89% (34 soal) yang tidak valid, namun nilai Cronbach Alpha pada uji reliabilitas beradaHasil uji validitas empiris menunjukkan dari 180 soal, terdapat 18,89% (34 soal) yang tidak valid, namun nilai Cronbach Alpha pada uji reliabilitas berada
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap implementasi SIMRS menggunakan metode HOT – Fit. Penelitian ini menggunakanTujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap implementasi SIMRS menggunakan metode HOT – Fit. Penelitian ini menggunakan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan hasil observasi awal, dampak yang terjadi menyebabkan data pasien yang didaftarkan mengalami duplikasi data, rentan kehilangan data, lamanyaBerdasarkan hasil observasi awal, dampak yang terjadi menyebabkan data pasien yang didaftarkan mengalami duplikasi data, rentan kehilangan data, lamanya
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Dari pantauan di RS Setia Mitra, terdapat permasalahan yang berkaitan dengan penerapan sistem rekam medis elektronik (RME). Seperti yang kita ketahui,Dari pantauan di RS Setia Mitra, terdapat permasalahan yang berkaitan dengan penerapan sistem rekam medis elektronik (RME). Seperti yang kita ketahui,
Useful /
KOMPETIFKOMPETIF The Q² value of 0. 959 confirms that the research model possesses very strong predictive relevance. These results strengthen the Stimulus-Organism-ResponseThe Q² value of 0. 959 confirms that the research model possesses very strong predictive relevance. These results strengthen the Stimulus-Organism-Response
KOMPETIFKOMPETIF Behavioral Intention positively affects Purchase Decisions. Mediation testing shows that Behavioral Intention partially mediates the effect of PerceivedBehavioral Intention positively affects Purchase Decisions. Mediation testing shows that Behavioral Intention partially mediates the effect of Perceived
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pengembalian berkas klaim akibat ketidakakuratan kode diagnosis mencapai 81 %, disebabkan oleh kurangnya hasil pemeriksaan penunjang dan ketidaksesuaianPengembalian berkas klaim akibat ketidakakuratan kode diagnosis mencapai 81 %, disebabkan oleh kurangnya hasil pemeriksaan penunjang dan ketidaksesuaian
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Kebijakan kepemimpinan difokuskan pada pertemuan kerja tim, penetapan rencana tindakan, dan penunjukan peran dalam pelaksanaan karakter. Pelaksanaan programKebijakan kepemimpinan difokuskan pada pertemuan kerja tim, penetapan rencana tindakan, dan penunjukan peran dalam pelaksanaan karakter. Pelaksanaan program