FKPTFKPT
Bulletin of Information Technology (BIT)Bulletin of Information Technology (BIT)Era Industri 4.0 membuka peluang besar untuk meningkatkan produksi, efisiensi, dan kelestarian industri kelapa sawit. Petani seringkali terhambat oleh keterbatasan pengetahuan dan ketiadaan panduan dalam memilih bibit tanaman. Penelitian ini dilakukan guna membantu para petani yang kesulitan dalam memilih bibit sawit yang dapat menjadi masalah bagi petani dikemudian hari. Penelitian ini menggunakan metode ARAS dan TOPSIS untuk mengevaluasi bibit berdasarkan kriteria-kriteria yang telah diidentifikasi dan dianalisis, untuk menilai 10 jenis bibit unggul berdasarkan 5 kriteria: potensi minyak, ketahanan hama, harga bibit, masa tanam produktif, dan biaya perawatan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu petani kelapa sawit dalam meningkatkan produktivitas dan keuntungan mereka, serta mendukung kelestarian industri kelapa sawit di era Industri 4.0. Metode ARAS dan TOPSIS terbukti efektif dalam membantu petani memilih bibit kelapa sawit unggul. Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan metode ARAS dan TOPSIS bibit VIM 1 direkomendasikan sebagai pilihan terbaik berdasarkan poin yang diperoleh.
Setelah melalui proses evaluasi menyeluruh menggunakan metode ARAS dan TOPSIS, VIM 1 terpilih sebagai bibit kelapa sawit unggul terbaik dari 10 alternatif yang dianalisis.VIM 1 meraih nilai kesamaan tertinggi, menunjukkan kinerja yang unggul secara keseluruhan.VIM 1 memiliki nilai preferensi tertinggi, menegaskan performa terbaiknya.Meskipun VIM 1 unggul, DPT 1 dan PB 26 patut dipertimbangkan pula.Kedua alternatif ini menunjukkan nilai kesamaan dan preferensi yang mendekati VIM 1.Meskipun VIM 1 merupakan pilihan utama, pertimbangkan faktor lain seperti ketersediaan bibit, harga, dan kecocokan dengan kondisi lingkungan setempat sebelum mengambil keputusan akhir.Kedua metode, ARAS dan TOPSIS, secara konsisten menunjukkan VIM 1 sebagai bibit kelapa sawit unggul terbaik.Kinerja VIM 1 yang luar biasa dalam hal kesamaan dan preferensi menjadikannya pilihan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor lingkungan seperti jenis tanah dan iklim terhadap kinerja bibit kelapa sawit unggul yang direkomendasikan oleh metode ARAS dan TOPSIS. Hal ini penting untuk memastikan bahwa rekomendasi bibit sesuai dengan kondisi lahan yang spesifik. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model SPK yang lebih komprehensif dengan memasukkan variabel-variabel lain yang relevan, seperti kualitas air dan praktik pemeliharaan tanaman. Dengan demikian, rekomendasi bibit yang dihasilkan akan lebih akurat dan dapat diandalkan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi sensor dan IoT (Internet of Things) untuk memantau kondisi bibit secara real-time dan memberikan rekomendasi perawatan yang tepat. Integrasi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kebun kelapa sawit.
| File size | 596.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ALFARABIALFARABI Pola pembiasaan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kerja bakti, membantu dalam acara pernikahan dan kematian, serta aktif dalam kegiatan rutinPola pembiasaan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kerja bakti, membantu dalam acara pernikahan dan kematian, serta aktif dalam kegiatan rutin
UNSIKAUNSIKA Robot pemadam api mampu mendeteksi api karena kualitas citra yang baik saat dimonitoring pengguna. Sistem ini juga mampu memadamkan api kecil dengan jarakRobot pemadam api mampu mendeteksi api karena kualitas citra yang baik saat dimonitoring pengguna. Sistem ini juga mampu memadamkan api kecil dengan jarak
UNSIKAUNSIKA Selain itu, model machine learning Decision Tree dan Random Forest terbukti efektif dalam mengklasifikasikan kepuasan pelanggan berdasarkan hasil crossSelain itu, model machine learning Decision Tree dan Random Forest terbukti efektif dalam mengklasifikasikan kepuasan pelanggan berdasarkan hasil cross
UNSIKAUNSIKA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek adopsi teknologi terhadap tingkat kepuasan belajar dan efektivitasnya dalam mendukung implementasi greenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek adopsi teknologi terhadap tingkat kepuasan belajar dan efektivitasnya dalam mendukung implementasi green
UNSIKAUNSIKA Efisiensi tertinggi mencapai 100 % ditemukan pada TSS dan ammonia pada bulan Mei, sedangkan untuk BOD dan COD sebesar 91,60% dan 91,70% pada bulan Juni.Efisiensi tertinggi mencapai 100 % ditemukan pada TSS dan ammonia pada bulan Mei, sedangkan untuk BOD dan COD sebesar 91,60% dan 91,70% pada bulan Juni.
UNSIKAUNSIKA Karakteristik sifat mampu bentuk pada proses bending ditentukan oleh kemampuan deformasi plastis yang terjadi dan kekuatan material. Pada saat gaya bendingKarakteristik sifat mampu bentuk pada proses bending ditentukan oleh kemampuan deformasi plastis yang terjadi dan kekuatan material. Pada saat gaya bending
UNSIKAUNSIKA Penelitian ini menggunakan sampel 331 responden dengan menggunakan Teori Gervitz untuk pengambilan data dan convenience sampling dalam penyebaran kuesioner.Penelitian ini menggunakan sampel 331 responden dengan menggunakan Teori Gervitz untuk pengambilan data dan convenience sampling dalam penyebaran kuesioner.
UNSIKAUNSIKA Proses produksi bioetanol dilakukan melalui teknologi fermentasi dari berbagai bahan organik. Proses fermentasi bioetanol bertujuan untuk memanfaatkanProses produksi bioetanol dilakukan melalui teknologi fermentasi dari berbagai bahan organik. Proses fermentasi bioetanol bertujuan untuk memanfaatkan
Useful /
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Understanding the child, including their physical, psychological, and social characteristics, is paramount for teachers. This study, employing qualitativeUnderstanding the child, including their physical, psychological, and social characteristics, is paramount for teachers. This study, employing qualitative
UNSIKAUNSIKA Konsentrasi karbon dioksida (CO2) di area atap menjadi fokus utama, sebagai indikator kualitas udara yang dipengaruhi oleh polusi udara, aktivitas industri,Konsentrasi karbon dioksida (CO2) di area atap menjadi fokus utama, sebagai indikator kualitas udara yang dipengaruhi oleh polusi udara, aktivitas industri,
UNSIKAUNSIKA Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa frekuensi pribadi yang muncul lebih dari satu posisi pengukuran dengan rentang frekuensi yang digunakanHasil penelitian yang dilakukan diperoleh bahwa frekuensi pribadi yang muncul lebih dari satu posisi pengukuran dengan rentang frekuensi yang digunakan
UNSIKAUNSIKA Sedangkan, perhitungan jumlah biji kopi memiliki stabilitas penimbangan dan perhitungan biji kopi 99,8 dan 98,8%. Hal ini memberikan data pengujian bahwaSedangkan, perhitungan jumlah biji kopi memiliki stabilitas penimbangan dan perhitungan biji kopi 99,8 dan 98,8%. Hal ini memberikan data pengujian bahwa