MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasBerdasarkan data Global Adult Tobacco Survey (GATS) tahun 2021, diketahui bahwa 44,8% orang dewasa terpapar asap tembakau di area tertutup di tempat kerja mereka dan 59,3% orang terpapar asap tembakau di dalam rumah mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan tempat merokok pada usia 16-64 tahun di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat usia 15-64 tahun sebanyak 27.864 orang, dengan sampel sebanyak 379 responden yang dipilih menggunakan teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan (p-value=0.0001), sikap (p-value=0.0001), orang penting sebagai referensi (p-value=0.0001), dan fasilitas merokok (p-value=0.019) dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif. Tidak terdapat hubungan antara pendapatan (p-value=0.997) dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif. Variabel fasilitas merokok merupakan faktor dominan dengan nilai p-value=0.038 dan OR=3.753. Disarankan untuk melakukan edukasi mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan non-KTR kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pemilihan tempat merokok.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, orang penting sebagai referensi, dan fasilitas merokok dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram.Tidak terdapat hubungan antara pendapatan dengan pemilihan tempat merokok.Fasilitas merokok merupakan faktor dominan yang mempengaruhi pemilihan tempat merokok.Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, dan penegakan regulasi KTR untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor psikologis dan sosial budaya yang mempengaruhi perilaku merokok di masyarakat, termasuk peran norma sosial dan tekanan teman sebaya. Kedua, penelitian intervensi berbasis komunitas perlu dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku terkait merokok, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan keluarga sebagai agen perubahan. Ketiga, penelitian evaluatif perlu dilakukan untuk mengukur efektivitas implementasi kebijakan KTR di berbagai setting, seperti tempat kerja, sekolah, dan fasilitas umum, serta mengidentifikasi hambatan dan solusi untuk meningkatkan kepatuhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengendalian tembakau dan peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi komunikasi yang efektif untuk menjangkau kelompok perokok yang kurang terjangkau oleh program edukasi yang ada, serta mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi digital untuk memberikan dukungan dan motivasi bagi individu yang ingin berhenti merokok.
| File size | 269.35 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Sempoating media secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting. Media interaktif ini, yang menggabungkanSempoating media secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi remaja dalam pencegahan stunting. Media interaktif ini, yang menggabungkan
POLIBATAMPOLIBATAM Penelitian ini berhasil merancang dan menghasilkan aset vektor dan animasi 2D untuk permainan edukatif berjudul “Safe Space. Proses pembuatan dilakukanPenelitian ini berhasil merancang dan menghasilkan aset vektor dan animasi 2D untuk permainan edukatif berjudul “Safe Space. Proses pembuatan dilakukan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Uji hipotesis menunjukkan bahwa faktor internal petani tidak memiliki efek yang signifikan terhadap jaringan komunikasi, sedangkan dukungan pemangku kepentinganUji hipotesis menunjukkan bahwa faktor internal petani tidak memiliki efek yang signifikan terhadap jaringan komunikasi, sedangkan dukungan pemangku kepentingan
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Petani maju memiliki keunggulan dalam melaksanakan perannya sebagai agen perubahan di perdesaan karena bagian dari komunitasnya dan lebih dipercaya olehPetani maju memiliki keunggulan dalam melaksanakan perannya sebagai agen perubahan di perdesaan karena bagian dari komunitasnya dan lebih dipercaya oleh
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi karakteristik penyuluh, 2) mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi oleh penyuluh dalam mewujudkanPenelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi karakteristik penyuluh, 2) mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi oleh penyuluh dalam mewujudkan
UMPRUMPR Sebagai sebuah program yang sudah berjalan lebih dari 3 (tiga) tahun, maka perlu diadakan evaluasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifanSebagai sebuah program yang sudah berjalan lebih dari 3 (tiga) tahun, maka perlu diadakan evaluasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan
UMPRUMPR Penelitian ini menunjukkan bahwa bibit stek pucuk stevia mampu tumbuh dengan baik pada tanah gambut dengan pemberian pupuk kandang kotoran ayam dosis 20Penelitian ini menunjukkan bahwa bibit stek pucuk stevia mampu tumbuh dengan baik pada tanah gambut dengan pemberian pupuk kandang kotoran ayam dosis 20
UMPRUMPR Secara umum, penilaian keberhasilan kinerja petani pada aspek fisik tanaman berada pada klasifikasi gagal. Di Desa Jabiren, 60% petani dikategorikan gagal,Secara umum, penilaian keberhasilan kinerja petani pada aspek fisik tanaman berada pada klasifikasi gagal. Di Desa Jabiren, 60% petani dikategorikan gagal,
Useful /
UNIVAUNIVA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pengusaha dalam pemasaran pupuk non subsidi di daerah penelitian yang dominan adalah memiliki harga jual yangHasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pengusaha dalam pemasaran pupuk non subsidi di daerah penelitian yang dominan adalah memiliki harga jual yang
UNIVAUNIVA Metode yang digunakan adalah metode penelitian dengan komponen Regresi Linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor produksiMetode yang digunakan adalah metode penelitian dengan komponen Regresi Linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor produksi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Penelitian menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyuluh dan penyesuaian metode dengan karakteristik petani serta biaya dapat meningkatkan efektivitasPenelitian menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyuluh dan penyesuaian metode dengan karakteristik petani serta biaya dapat meningkatkan efektivitas
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Pasangan dengan pengetahuan baik memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk berpartisipasi, menunjukkan peran krusial informasi kesehatan awal. OlehPasangan dengan pengetahuan baik memiliki peluang yang jauh lebih tinggi untuk berpartisipasi, menunjukkan peran krusial informasi kesehatan awal. Oleh