MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasStunting masih menjadi masalah gizi yang harus diprioritaskan mengingat pentingnya kesehatan dan pertumbuhan anak bagi suatu negara. Studi ditujukan untuk menganalisis variabel pengetahuan dan sikap yang tepat terhadap seluruh aspek stunting dan pemberian Vitamin A Dosis Tinggi yang berhubungan dengan prevalensi stunting di 36 provinsi di Indonesia. Desain studi menggunakan pendekatan studi agregat bersumber data SSGI 2024 dengan unit analisis adalah provinsi. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan scatter plot dan uji korelasi Kendalls tau. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar provinsi di Indonesia masih memiliki prevalensi stunting yang cukup tinggi (14% – 21%). Hasil scatter plot dan uji bivariat menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi pengetahuan dan sikap yang tepat terhadap seluruh aspek stunting, maka semakin rendah prevalensi stunting. Semakin tinggi proporsi balita yang mendapatkan vitamin A dosis tinggi dalam 12 bulan terakhir, semakin rendah prevalensi stunting. Terdapat hubungan antara pemberian vitamin A dengan prevalensi stunting (p=0,025<0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara suplementasi Vitamin A dosis tinggi dengan prevalensi stunting. Diharapkan pemangku kebijakan mampu mendorong peningkatan cakupan suplementasi vitamin A di provinsi yang masih rendah cakupannya.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara prevalensi stunting, namun terdapat hubungan positif antara suplementasi Vitamin A dosis tinggi dengan prevalensi stunting.
Pengembangan program edukasi kesehatan terintegrasi di tingkat komunitas dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai pencegahan stunting serta menilai dampaknya terhadap prevalensi stunting. Penelitian lanjutan dapat menguji keefektifan pendekatan penyuluhan berbasis teknologi informasi, seperti aplikasi mobile, dalam memperkuat pemahaman keluarga tentang nutrisi dan peran vitamin A. Studi longitudinal jangka panjang yang memantau pertumbuhan anak setelah program suplementasi vitamin A dapat memberikan bukti mengenai efek jangka panjang dan mantapnya intervensi tersebut.
| File size | 360.43 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Oleh karena itu, pemerintah melakukan program percepatan penurunan stunting melalui program spesifik dan sensitif yang melibatkan banyak sektor. BerbagaiOleh karena itu, pemerintah melakukan program percepatan penurunan stunting melalui program spesifik dan sensitif yang melibatkan banyak sektor. Berbagai
ALMAATAALMAATA 3% responden mempunyai citra tubuh negatif. Nilai median perilaku melewatkan makan responden adalah 2 kali/minggu. Responden yang mempunyai citra tubuh3% responden mempunyai citra tubuh negatif. Nilai median perilaku melewatkan makan responden adalah 2 kali/minggu. Responden yang mempunyai citra tubuh
ALMAATAALMAATA Lebih dari setengah (61%) Ibu di populasi ini memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya sampai dengan usia 6 bulan. Hasil menunjukkan bahwa bayi mempunyaiLebih dari setengah (61%) Ibu di populasi ini memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya sampai dengan usia 6 bulan. Hasil menunjukkan bahwa bayi mempunyai
UWKSUWKS Metode: Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan penelusuran pada database Google Scholar dan ResearchGate menggunakan kata kunciMetode: Artikel ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan penelusuran pada database Google Scholar dan ResearchGate menggunakan kata kunci
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi video animasi terhadap pengetahuan remaja mengenai perkawinan anak di Desa Rancakasumba,Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi video animasi terhadap pengetahuan remaja mengenai perkawinan anak di Desa Rancakasumba,
BSIBSI Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya asap rokok melalui edukasi kesehatan menggunakan alat peraga berbasis audio visual.Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya asap rokok melalui edukasi kesehatan menggunakan alat peraga berbasis audio visual.
UNTADUNTAD Pengambilan sampel dilakukan secara purposive, dan data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka. Analisis statistik menggunakan analisis bivariat denganPengambilan sampel dilakukan secara purposive, dan data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka. Analisis statistik menggunakan analisis bivariat dengan
UNIPMAUNIPMA Namun, jawaban informan masih terbatas. Kesimpulannya, persepsi dan tindakan UMKM sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi, sertaNamun, jawaban informan masih terbatas. Kesimpulannya, persepsi dan tindakan UMKM sangat dipengaruhi oleh kendala administratif, kurangnya informasi, serta
Useful /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER 392; p < 0. 001). Model regresi juga menunjukkan kekuatan penjelasan yang kuat dengan nilai Adjusted R² sebesar 0. 731, yang menunjukkan bahwa 73. 1%392; p < 0. 001). Model regresi juga menunjukkan kekuatan penjelasan yang kuat dengan nilai Adjusted R² sebesar 0. 731, yang menunjukkan bahwa 73. 1%
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala desa dilakukan melalui penetapan visi dan misi, pengawasan langsung terhadap kehadiranHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala desa dilakukan melalui penetapan visi dan misi, pengawasan langsung terhadap kehadiran
MALAHAYATIMALAHAYATI Puskesmas harus meningkatkan kinerja setiap indoikator layanan pada kuadran pertama (Superior), dengan tetap mempertahankan kinerja dari indikator-indikatorPuskesmas harus meningkatkan kinerja setiap indoikator layanan pada kuadran pertama (Superior), dengan tetap mempertahankan kinerja dari indikator-indikator
MALAHAYATIMALAHAYATI Peningkatan kasus di Provinsi Lampung dari 185 kasus pada 2013 menjadi 730 kasus pada 2023. Lelaki Berisiko Tinggi (LBT) seperti Tenaga Kerja Bongkar MuatPeningkatan kasus di Provinsi Lampung dari 185 kasus pada 2013 menjadi 730 kasus pada 2023. Lelaki Berisiko Tinggi (LBT) seperti Tenaga Kerja Bongkar Muat