LAKASPIALAKASPIA

Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru Madrasah

Pembelajaran aktif menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar peserta didik, termasuk dalam konteks pesantren yang memfokuskan pengajaran kitab kuning. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masih terbatasnya kajian yang mengungkap efektivitas pembelajaran aktif pada kitab kuning di pesantren tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana metode pembelajaran aktif mampu meningkatkan motivasi belajar santriwati di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, wawancara mendalam dengan 2 Kepala Bagian Pengajian, 3 guru pengajar kitab kuning, serta 5 santriwati kelas II, dan observasi langsung pada kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, mengurangi kejenuhan, dan meningkatkan rasa percaya diri santriwati dalam memahami isi kitab kuning. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran aktif relevan untuk diterapkan di pesantren sebagai strategi inovatif yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan konsep pembelajaran kitab kuning yang lebih adaptif terhadap kebutuhan santri dan perkembangan zaman.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran aktif mampu meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan santriwati dalam memahami kitab kuning.Melalui strategi pembelajaran yang interaktif seperti diskusi, tanya jawab, dan analisis teks, proses belajar menjadi lebih dinamis dan tidak monoton.Selain itu, guru berperan penting sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif santri dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai model pembelajaran aktif yang berbeda dalam konteks kitab kuning, dengan fokus pada bagaimana setiap model dapat mengakomodasi gaya belajar santri yang beragam. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif dampak pembelajaran aktif terhadap pemahaman kitab kuning dan motivasi belajar santriwati, dengan menggunakan instrumen yang terstandarisasi dan melibatkan sampel yang lebih besar. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru dalam menerapkan pembelajaran aktif, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat implementasi metode ini di pesantren. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana pembelajaran aktif dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kitab kuning di pesantren.

  1. TRADISI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DALAM KURIKULUM PESANTREN | El-Rusyd. tradisi pembelajaran kitab kuning... doi.org/10.58485/elrusyd.v7i2.132TRADISI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DALAM KURIKULUM PESANTREN El Rusyd tradisi pembelajaran kitab kuning doi 10 58485 elrusyd v7i2 132
Read online
File size365.66 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test