UnijoyoUnijoyo

Personifikasi: Jurnal Ilmu PsikologiPersonifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada ketiga mahasiswa bidik misi yang ditentukan berdasarkan purposive sampling yang memiliki kriteria minimal semester 6, mahasiswa yang mempunyai riwayat indeks prestasi semester (IPS) ≤ 0,4 poin, mahasiswa bidik misi yang semester sekarang memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) cumlaude. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu wawancara semiterstruktur. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pada 6 (enam) aspek regulasi diri. Pada aspek standar dan tujuan yang ditentukan sendiri, mahasiswa bidik misi menginginkan untuk tidak mendapatkan indeks prestasi komulatif (IPK) dibawah 3,00 dan juga mempunyai keinginan untuk lulus tepat waktu. Pada aspek pengaturan emosi, mahasiswa bidik misi merasa sedih dan kecewa karena mengalami penurunan nilai sehingga mahasiswa bidik misi berusaha untuk meningkatkan prestasinya. Pada aspek intruksi diri, mahasiswa bidik misi mengintruksi diri untuk selalu belajar lebih giat dan optimal agar mendapatkan nilai yang maksimal. Pada aspek monitor diri, mahasiswa bidik misi mengatur waktu untuk belajar maksimal dengan cara tidak mengikuti kegiatan non akademik. Pada aspek evaluasi diri, mahasiswa bidik misi berusaha belajar secara optimal sehingga berhasil meningkatkan prestasi akademik yang pernah turun. Pada aspek kontingensi yang ditetapkan sendiri, mahasiswa bidik misi merasa senang karena berhasil meningkatkan prestasinya dan mempertahankan beasiswa bidik misi hingga sekarang dan dapat membuktikan kepada orang-orang yang sudah mendukungnya.

Mahasiswa bidik misi Universitas Trunojoyo Madura mampu melakukan regulasi diri untuk meningkatkan kembali prestasi akademik setelah mengalami penurunan nilai.Mereka menggunakan enam aspek regulasi diri, yaitu standar dan tujuan sendiri, pengaturan emosi, instruksi diri, monitor diri, evaluasi diri, dan kontingensi yang ditetapkan sendiri.Upaya tersebut didukung oleh faktor internal dan eksternal, sehingga mereka berhasil mempertahankan beasiswa dan membuktikan kemampuan kepada orang-orang yang mendukung mereka.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pola regulasi diri mahasiswa bidik misi di semester awal perkuliahan, apakah strategi yang digunakan berbeda dibandingkan saat mengalami penurunan prestasi, dan faktor apa saja yang paling dominan memengaruhi penerapannya. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh lingkungan sosial—seperti keluarga, teman, dan dosen—terhadap efektivitas regulasi diri, termasuk bentuk dukungan apa yang paling mendorong mahasiswa untuk bangkit setelah prestasi menurun. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran perbedaan jurusan atau fakultas dalam bentuk strategi regulasi diri, mengingat beban akademik dan sistem penilaian antar program studi bisa sangat berbeda, serta bagaimana mahasiswa mengadaptasi strategi mereka sesuai dengan tuntutan akademik spesifik di bidangnya.

Read online
File size269.31 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test