BTPBTP

JURNAL MENATAJURNAL MENATA

Currently, many restaurants and cafes are emerging and growing in various locations, including in Batam. A restaurant is a place to eat with a variety of menus, while a cafe is essentially a place for discussion or relaxation that serves coffee and light snacks. Restaurants and cafes are more than just places for eating or drinking, but also serve as spaces for social interaction among visitors from different backgrounds. The purpose of this research is to determine whether price perception affects the purchasing decision at Tore Japanese Eatery Batam. This study uses a quantitative method. Price perception serves as the independent variable, and the purchasing decision serves as the dependent variable in this study. Data was collected through the distribution of questionnaires via Google Forms to 104 respondents, who are customers or buyers at Tore Japanese Eatery & Coffee Batam. Data analysis was conducted using SPSS Statistics 23. The results show that the t-test indicates that the price perception variable affects the purchasing decision. On the other hand, by comparing the purchasing decision with the table and calculation tests, it was found that price perception influences the purchasing decision. The results of simple regression analysis show that price perception has a 64.7% influence on the purchasing decision, while other variables not studied in this research have an influence of 35.3%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dari persepsi harga terhadap keputusan pembelian di Tore Japanese Eatery & Coffee Batam.Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung 13.658 lebih besar daripada nilai ttabel 1.983, yang mengindikasikan bahwa persepsi harga memengaruhi keputusan pembelian di Tore Japanese Eatery & Coffee Batam.Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen di industri makanan dan minuman.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan variabel dengan memasukkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi keputusan pembelian konsumen, seperti kualitas produk, pelayanan, suasana restoran, atau pengaruh media sosial. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku konsumen. Kedua, penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda, seperti metode kualitatif dengan wawancara mendalam atau focus group discussion, untuk menggali lebih dalam mengenai persepsi konsumen terhadap harga dan faktor-faktor lain yang memengaruhi keputusan pembelian mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada segmen pasar tertentu, seperti mahasiswa, pekerja, atau keluarga, untuk memahami perbedaan persepsi harga dan preferensi pembelian di antara kelompok-kelompok tersebut. Dengan demikian, restoran dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing segmen pasar. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan teori dan praktik pemasaran di industri makanan dan minuman.

Read online
File size638.08 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test