UNTARUNTAR

Jurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasiJurnal Komunikasi bidang kajian ilmu komunikasi

Artikel ini membahas mengenai penelitian tentang pengaruh sales growth, firm size, profitability, dan liquidity pada nilai perusahaan/firm value di sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2020-2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Laporan keuangan perusahaan dalam kategori consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals di BEI digunakan sebagai sumber primer data penelitian. Pengujian menggunakan uji F menghasilkan informasi bahwa adanya pengaruh dari sales growth, firm size, profitability, dan likuiditas terhadap firm value/nilai perusahaan. Pengujian dengan uji t menghasilkan informasi bahwa sales growth memiiliki pengaruh positif terhadap firm value. Pengaruh positif signifikan ditunjukan oleh firm size terhadap firm value, sedangkan pengaruh positif signifikan oleh profitability terhadap firm value. Sedangkan pengaruh negatif tidak singifikan ditunjukan oleh liquiditas pada nilai perusahaan/firm value.

Penelitian ini menemukan bahwa *sales growth*, *firm size*, dan *liquidity* tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap *firm value* pada perusahaan *consumer cyclicals* dan *non-cyclicals*.Namun, *profitability* terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap *firm value*.Hasil ini memberikan pemahaman penting mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan, meskipun kontribusi variabel independen yang diteliti hanya sekitar 5.

Mengingat bahwa penelitian ini menemukan beberapa variabel memiliki pengaruh yang tidak signifikan serta rendahnya koefisien determinasi, disarankan untuk melakukan beberapa eksplorasi lebih lanjut. Pertama, penelitian mendatang dapat memperluas cakupan variabel independen dengan mengintegrasikan faktor-faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi, perubahan regulasi, atau bahkan dinamika pasar global yang mungkin lebih relevan dalam menjelaskan fluktuasi *firm value* pada perusahaan *consumer cyclicals* dan *non-cyclicals*. Sebagai contoh, bagaimana dampak kebijakan fiskal atau moneter pemerintah terhadap sensitivitas *firm value* terhadap *sales growth* di kedua sektor tersebut, terutama dalam periode ketidakpastian ekonomi? Kedua, studi berikutnya sangat dianjurkan untuk menggunakan rentang waktu pengumpulan data yang lebih panjang, bukan hanya 2-3 tahun, guna mengidentifikasi tren jangka panjang serta menganalisis stabilitas atau perubahan hubungan antar variabel di berbagai siklus bisnis. Hal ini dapat membantu menjawab apakah pengaruh *firm size* atau *liquidity* menjadi lebih signifikan dalam kondisi pasar yang berbeda, atau apakah pola-pola spesifik muncul di sektor *consumer cyclicals* dan *non-cyclicals* seiring berjalannya waktu. Ketiga, karena temuan mengenai *liquidity* yang menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan terasa kontraintuitif, penelitian lanjutan dapat fokus pada peran mediasi atau moderasi dari faktor lain, seperti efisiensi penggunaan modal atau strategi manajemen kas perusahaan, dalam menjelaskan hubungan antara *liquidity* dan *firm value*. Apakah perusahaan dengan tingkat likuiditas tinggi namun manajemen modal yang kurang efisien justru mengalami penurunan *firm value*? Pertanyaan-pertanyaan ini akan memperkaya pemahaman kita tentang kompleksitas penentu nilai perusahaan.

Read online
File size299.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test