UNIVEDUNIVED

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh fitur Live Shopee terhadap perilaku Doom Spending pada anggota Karang Taruna di Kelurahan Gunung Terang, Bandar Lampung. Fenomena Doom Spending, yaitu perilaku belanja impulsif yang dipicu oleh stres atau ketidakpastian ekonomi, semakin marak terjadi di kalangan generasi muda, terutama generasi Z dan milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 60 anggota Karang Taruna. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana untuk melihat hubungan antara Live Shopee dan Doom Spending. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana interaksi langsung dalam Live Shopee memengaruhi keputusan pembelian impulsif serta memberikan rekomendasi untuk mengatasi dampak negatif dari perilaku Doom Spending.

Penelitian ini menyimpulkan adanya pengaruh signifikan dari penggunaan Live Shopee terhadap perilaku Doom Spending, didukung oleh hasil uji t (t hitung 4,912 > t tabel 2,002) yang menolak H0 dan menerima H1.Fenomena ini selaras dengan teori ABX dan Jarum Hipodermik, yang menjelaskan bagaimana teknologi dapat memengaruhi audiens secara cepat dan mendorong perilaku konsumtif.Artinya, intensitas paparan terhadap Live Shopee dapat meningkatkan kecenderungan pembelian impulsif, terlepas dari kebutuhan aktual terhadap barang.

Untuk penelitian selanjutnya, sangat relevan untuk menggali lebih dalam bagaimana upaya edukasi literasi digital dan finansial dapat secara efektif menumbuhkan kesadaran kritis konsumen dalam menghadapi promosi Live Shopee. Ini bisa mencakup studi tentang desain dan implementasi fitur kontrol diri atau mekanisme peringatan pada aplikasi e-commerce yang secara praktis dapat membantu pengguna membuat keputusan pembelian yang lebih rasional dan terencana, sehingga mengurangi kecenderungan Doom Spending. Selanjutnya, penting untuk memperluas cakupan penelitian dengan menganalisis perbedaan perilaku Doom Spending dan respons terhadap Live Shopee di antara kelompok demografi yang lebih beragam, seperti membandingkan generasi Z dengan milenial secara lebih mendalam, atau menyoroti disparitas gender dalam konteks pembelian impulsif. Lebih jauh lagi, studi komprehensif diperlukan untuk mengidentifikasi bagaimana faktor psikologis seperti tingkat stres, kecemasan ekonomi, serta tekanan sosial dari media sosial, termasuk fenomena FOMO (Fear of Missing Out) atau kebutuhan akan validasi sosial, berinteraksi dan memoderasi hubungan antara paparan Live Shopee dengan peningkatan kecenderungan Doom Spending. Akhirnya, penelitian di masa depan sebaiknya juga berfokus pada dampak jangka panjang dari perilaku Doom Spending terhadap kesehatan finansial individu, kesejahteraan psikologis, dan kualitas hidup secara keseluruhan, guna menyediakan dasar yang kuat untuk perumusan intervensi kebijakan atau regulasi yang efektif oleh platform e-commerce maupun pemerintah dalam mendorong konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di era belanja daring yang kian masif ini.

Read online
File size246.33 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test