BORNEORECBORNEOREC

Carmin: Journal of Community ServiceCarmin: Journal of Community Service

Workshop Pembelajaran Fisika Berbasis SETS: Menguatkan Peran Guru dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Workshop pembelajaran fisika berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru fisika MGMP Hulu Sungai Selatan dalam menumbuhkan literasi sains siswa. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya literasi sains siswa Indonesia berdasarkan laporan PISA, serta kecenderungan pembelajaran fisika di sekolah yang cenderung fokus pada penghafalan rumus dan latihan soal, sehingga kurang relevan dengan konteks kehidupan nyata. Guru mitra juga mengalami kesulitan dalam merancang bahan ajar kontekstual, sehingga diperlukan program bantuan melalui workshop yang diterapkan. Workshop dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, mentoring dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Materi pelatihan meliputi penguatan konsep literasi sains, pengenalan pendekatan SETS, dan praktik pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis SETS. Guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga dibimbing dalam merancang alat mengajar yang melibatkan siswa dalam menghubungkan konsep fisika dengan fenomena nyata di lingkungan mereka, termasuk isu lokal seperti banjir tahunan dan pemanfaatan lahan basah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis SETS yang mendorong siswa menjadi lebih aktif, kritis, dan reflektif dalam memahami konsep fisika. Lebih dari 80% guru menyatakan kepuasan terhadap kegiatan, sedangkan implementasi praktik pembelajaran mencapai kategori baik. Workshop ini berhasil menguatkan peran guru sebagai fasilitator yang mampu menumbuhkan literasi sains siswa melalui pembelajaran fisika yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Implementasi Workshop Pembelajaran Fisika Berbasis SETS untuk MGMP Fisika di Hulu Sungai Selatan telah terbukti efektif dalam menguatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan inovatif.Workshop yang dilaksanakan melalui sesi online dan offline berhasil meningkatkan pemahaman guru tentang literasi sains dan kemampuan mereka dalam mengintegrasikan sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat dalam praktik kelas.Lebih dari 80% peserta melaporkan kepuasan dan mengakui relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan profesional mereka, sementara produk nyata seperti modul pembelajaran berbasis SETS dihasilkan sebagai sumber belajar berkelanjutan.Dengan melengkapi guru dengan keterampilan untuk menerapkan pendekatan berbasis SETS, siswa lebih mungkin mengalami pembelajaran fisika yang bermakna, kontekstual, dan terhubung dengan masalah dunia nyata, termasuk fenomena lokal seperti banjir dan pengelolaan lahan basah.Pendekatan ini tidak hanya mempromosikan literasi sains, tetapi juga mendorong pemikiran kritis dan reflektif di antara siswa, sehingga mendukung upaya nasional untuk meningkatkan kinerja Indonesia dalam penilaian global seperti PISA.Oleh karena itu, kelanjutan inisiatif pengembangan kapasitas serupa sangat penting untuk mempertahankan dan memperluas dampak yang dicapai melalui program ini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperkuat dampak program dan terus meningkatkan literasi sains siswa. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari workshop ini terhadap praktik pembelajaran guru dan hasil belajar siswa. Apakah guru terus menerapkan pendekatan SETS dalam pembelajaran mereka dan apakah ada peningkatan berkelanjutan dalam literasi sains siswa? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan modul pembelajaran fisika berbasis SETS yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Bagaimana modul ini dapat dirancang untuk mencakup berbagai topik fisika dan bagaimana implementasinya dapat dioptimalkan untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik? Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi mentoring dan dukungan lanjutan untuk guru setelah workshop. Bagaimana mentor dapat terus mendukung guru dalam menerapkan pendekatan SETS dan bagaimana dukungan ini dapat diintegrasikan dengan program pengembangan profesional berkelanjutan di sekolah?.

  1. Developing of natural science teaching materials character-based in science technology and society (STS)... doi.org/10.1088/1742-6596/1422/1/012013Developing of natural science teaching materials character based in science technology and society STS doi 10 1088 1742 6596 1422 1 012013
  2. Physics’ Science Literacy Profile of High School Students in South Kalimantan - IOPscience.... iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/2623/1/012034PhysicsyAAAo Science Literacy Profile of High School Students in South Kalimantan IOPscience iopscience iop article 10 1088 1742 6596 2623 1 012034
  3. Analysis of Item Response Theory in Science Literacy Assessment Containing Local Wisdom and Pancasila... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/jtjik/article/view/13771Analysis of Item Response Theory in Science Literacy Assessment Containing Local Wisdom and Pancasila jurnal uin antasari ac index php jtjik article view 13771
Read online
File size421.54 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test