STTSETIASTTSETIA

Jurnal PKM SetiadharmaJurnal PKM Setiadharma

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan ibadah Minggu guna meningkatkan partisipasi jemaat di Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Senanjuk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan survei untuk mengumpulkan data dari jemaat, pengurus, serta pelayan gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi multimedia, metode penyampaian yang kreatif, dan pelibatan aktif jemaat berhasil meningkatkan minat dan keterlibatan dalam pelayanan. Selain itu, pelatihan bagi pelayan ibadah juga meningkatkan kapasitas mereka dalam mendukung inovasi. Kendala seperti keterbatasan sarana dan kesiapan sebagian jemaat menjadi tantangan yang perlu diatasi secara berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa ibadah inovasi merupakan strategi efektif dalam membangun komunitas gereja yang partisipatif dan dinamis.

Kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa revitalisasi spiritualitas jemaat dapat dicapai melalui pelayanan iman yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.Dalam konteks GKSI Senajuk yang berada di lingkungan pedesaan, pelayanan yang menyesuaikan dengan budaya lokal, kebiasaan masyarakat, serta tantangan sosial dan ekonomi menjadi kunci penting.Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman iman, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya kehidupan rohani yang aktif dan bermakna.Hasil observasi menunjukkan bahwa jemaat yang sebelumnya pasif dalam ibadah dan pembinaan, mulai menunjukkan respons positif terhadap metode pembelajaran yang sederhana, relasional, dan membumi.Pendekatan berbasis nilai-nilai lokal dan pengajaran yang aplikatif mampu menghidupkan kembali semangat kebersamaan, doa, dan kesaksian.Jemaat mulai terlibat lebih aktif dalam kegiatan gereja karena merasa pelayanan tersebut relevan dan menyentuh realitas mereka.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: Pertama, mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana inovasi dalam ibadah dapat diterapkan di gereja-gereja lain, terutama di daerah pedesaan dengan karakteristik yang serupa. Kedua, meneliti dampak jangka panjang dari inovasi ibadah ini terhadap partisipasi dan keterlibatan jemaat dalam kehidupan gereja secara keseluruhan. Ketiga, mengembangkan strategi pelatihan dan pendampingan bagi pelayan ibadah agar mereka dapat terus mendukung inovasi dan meningkatkan kapasitas mereka dalam pelayanan.

Read online
File size697.04 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test