IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Kulit pisang cavendish adalah limbah dari industri tepung pisang. Limbah ini dapat digunakan sebagai bahan fermentasi asam laktat secara spontan. Selanjutnya, larutan fermentasinya dapat digunakan sebagai pengawet alami. Untuk mengetahui efektifitasnya sebagai pengawet alami perlu diketahui tingkat daya hambatnya terhadap pertumbuhan bakteri pembusuk. Riset ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas larutan fermentatif kulit pisang cavendish sebagai senyawa penghambat pertumbuhan bakteri pembusuk pada ikan dari habitat. Metode riset yang digunakan adalah eksperimental yang terdiri dari tiga tahapan. Ketiga tahapan itu adalah pembuatan larutan fermentatif kulit pisang cavendish, kulturisasi bakteri pembusuk dari usus ikan dan uji daya hambat. Pengujian daya hambat aktivitas bakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram. Zona bening terbentuk di sekitar kertas cakram tersebut diukur diameternya kemudian dikomperasi dengan tingkat klasifikasi diameter zona hambat. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa larutan fermentatif kulit pisang cavendish memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri pembusuk baik pada ikan nila maupun ikan kembung. Daya hambat pada bakteri pembusuk ikan nila termasuk dalam klasifikasi zona hambatan yang kuat sedangkan pada ikan kembung termasuk dalam zona hambatan yang sangat kuat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa larutan fermentatif kulit pisang cavendish memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri pembusuk pada ikan nila dan ikan kembung.Daya hambat pada bakteri pembusuk ikan nila termasuk dalam klasifikasi zona hambatan yang kuat, sementara pada ikan kembung termasuk dalam zona hambatan yang sangat kuat.Hasil ini menunjukkan potensi larutan fermentatif kulit pisang cavendish sebagai pengawet alami untuk memperlambat pembusukan ikan.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis bakteri pembusuk spesifik yang paling sensitif terhadap larutan fermentatif kulit pisang cavendish, sehingga dapat difokuskan penggunaannya pada jenis ikan tertentu. Selain itu, perlu dilakukan studi optimasi konsentrasi larutan fermentatif dan waktu perendaman ikan untuk mendapatkan efektivitas pengawetan yang maksimal. Terakhir, penelitian mengenai stabilitas dan keamanan penggunaan larutan fermentatif kulit pisang cavendish sebagai pengawet alami pada ikan dalam skala industri perlu dilakukan untuk memastikan kualitas produk dan keamanan konsumen. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai potensi larutan fermentatif kulit pisang cavendish sebagai alternatif pengawet alami yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dalam industri perikanan.

Read online
File size1.8 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test