STIKESEUBSTIKESEUB
Jurnal Estu Utomo Health ScienceJurnal Estu Utomo Health ScienceLatar Belakang: Sectio Caesaria menimbulkan beberapa keluhan yang mungkin muncul salah satunya adalah nyeri luka pembedahan. Metode non farmakologis yang diharapkan dapat mengatasi adalah Endorphin Massage dan aromaterapi lavender. Tujuan: untuk mengetahui . Metode: Desain penelitian Quasy Eksperimental, one grup pre post test design. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu bersalin dengan SC primipara di RS JIH Solo pada bulan Januari 2023 sampai Februari 2023 sejumlah 24 responden. Sampel menggunakan rumus Federer sejumlah 18 responden. Teknik sampling purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan wilcoxon. Hasil: Nyeri luka post sectio caesaria sebelum dilakukan kombinasi pijat endorphin dan aromatherapi lavender memiliki median 5. Nyeri luka post sectio caesaria sesudah dilakukan kombinasi pijat endorphin dan aromatherapi lavender memiliki median 3. Ada pengaruh kombinasi pijat endorphin dan aromatherapi lavender terhadap penurunan nyeri luka post sectio caesaria pada ibu di RS JIH Solo (0,000<0,05). Kesimpulan: pengaruh kombinasi pijat endorphin dan aromatherapi lavender terhadap penurunan nyeri luka post sectio caesaria pada ibu di RS JIH Solo. Diharapkan ibu nifas dapat memanfaatkan kombinasi endorphin massage dan aromaterapi camomile untuk memberdayakan keluarga dalam menurunkan kecemasan pada ibu nifas dengan meminta bantuan dari suami, ibu atau orang terdekat.
Terdapat pengaruh kombinasi pijat endorphin dan aromatherapi lavender terhadap penurunan nyeri luka post sectio caesaria pada ibu primipara di RS JIH Solo, ditunjukkan dengan penurunan median skor nyeri dari 5 menjadi 3 setelah intervensi.Mayoritas ibu dalam penelitian berusia 20–35 tahun, berpendidikan menengah, dan sebagian besar bekerja.Kombinasi terapi non farmakologis ini efektif dalam mengurangi nyeri pascasectio caesaria dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari perawatan pascaoperasi.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji efektivitas kombinasi pijat endorphin dan aromaterapi lavender pada ibu multipara, untuk mengetahui apakah pengaruh penurunan nyeri berbeda berdasarkan riwayat persalinan sebelumnya. Kedua, sebaiknya dilakukan studi yang mengevaluasi durasi dan frekuensi optimal pemberian terapi ini, misalnya dengan membandingkan intervensi 15 menit, 30 menit, dan 45 menit per hari, untuk menentukan regimen yang paling efisien dan nyaman bagi pasien. Ketiga, penting untuk meneliti pengaruh kombinasi terapi serupa yang menggunakan minyak esensial alternatif seperti chamomile atau peppermint dibandingkan lavender, guna memperluas pilihan terapi non farmakologis yang sesuai dengan preferensi dan kondisi ibu nifas tertentu, termasuk mereka yang mungkin alergi atau kurang responsif terhadap lavender.
| File size | 902.38 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JQWHJQWH Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan populasi ibu di Kediri, Jawa Timur. Sampel terdiri dari 30 responden dengan teknik incidentalPenelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan populasi ibu di Kediri, Jawa Timur. Sampel terdiri dari 30 responden dengan teknik incidental
JQWHJQWH Penurunan rata-rata gejala keputihan sebesar 2,3 setelah pemberian rebusan daun sirsak selama lima hari menunjukkan efek positif dari intervensi tersebut.Penurunan rata-rata gejala keputihan sebesar 2,3 setelah pemberian rebusan daun sirsak selama lima hari menunjukkan efek positif dari intervensi tersebut.
JQWHJQWH Populasi adalah seluruh ibu hamil primigravida trimester III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di wilayah kerja puskesmas Kilasah tahun 2019 sebanyakPopulasi adalah seluruh ibu hamil primigravida trimester III yang melakukan pemeriksaan kehamilan di wilayah kerja puskesmas Kilasah tahun 2019 sebanyak
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap nyeri persalinan kala 1 fase aktif pada ibu bersalin pada kelompokPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap nyeri persalinan kala 1 fase aktif pada ibu bersalin pada kelompok
JQWHJQWH Data dianalisis dengan menggunakan Uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan skor antar kelompok. Hasil menunjukkan ada perbedaan skor sebelumData dianalisis dengan menggunakan Uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan skor antar kelompok. Hasil menunjukkan ada perbedaan skor sebelum
JQWHJQWH Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat rata-rata frekuensi kunjungan konseling gizi sebesar 2,3 kali pada ibu hamil di puskesmas Puncu. Rata-rata penambahanPenelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat rata-rata frekuensi kunjungan konseling gizi sebesar 2,3 kali pada ibu hamil di puskesmas Puncu. Rata-rata penambahan
JQWHJQWH Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis dengan sampel 33 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil (78,8%)Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis dengan sampel 33 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil (78,8%)
JQWHJQWH Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan Uji chi-square serta Kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyakInstrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan Uji chi-square serta Kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak
Useful /
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA Masyarakat seharusnya memahami bahwa dirinya terbelenggu secara individu maupun masyarakat. Sehingga, manusia menyerahkan dari untuk diperbudak oleh sebuahMasyarakat seharusnya memahami bahwa dirinya terbelenggu secara individu maupun masyarakat. Sehingga, manusia menyerahkan dari untuk diperbudak oleh sebuah
IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA H. A. R Tilaar menafsirkan fungsi pendidikan sebagai agen perubahan. Proses pendidikan harus berjalan secara demokratis, menghormati hak anak didik danH. A. R Tilaar menafsirkan fungsi pendidikan sebagai agen perubahan. Proses pendidikan harus berjalan secara demokratis, menghormati hak anak didik dan
JQWHJQWH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil dalam melakukan tes HI. Metode: penelitian ini merupakan penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil dalam melakukan tes HI. Metode: penelitian ini merupakan penelitian
JQWHJQWH Penelitian menggunakan pendekatan *one group pretest posttest design* dengan kelompok intervensi 37 responden. Instrument penelitian menggunakan kuisioner.Penelitian menggunakan pendekatan *one group pretest posttest design* dengan kelompok intervensi 37 responden. Instrument penelitian menggunakan kuisioner.