IAHN GDEPUDJAIAHN GDEPUDJA

Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan MasyarakatSophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan Masyarakat

Kehidupan masyarakat Jawa tidak dapat terlepas dari orientasi menjaga keharmonisan pada setiap ikatan sosial. Keluarga menjadi wadah utama dari terbentuknya karakter dan identitas diri setiap individu. Penelitian ini mengkaji pendidikan unggah-ungguh menggunakan metode hermeneutika filosofis untuk memahami prinsip dan penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pendidikan unggah-ungguh, prinsip kesatuan dan kemandirian ditekankan untuk menjaga keharmonisan dan keberakaran, serta kemandirian dan keluhuran budi pekerti. Bahasa Jawa menjadi media utama dalam melatih kehalusan budi dan kepekaan individu terhadap konteks sosial. Kemampuan berbahasa Jawa yang tepat (bener dan pener) mempengaruhi kehalusan perilaku dan menjadi faktor utama dalam menciptakan keharmonisan sosial.

Pendidikan dalam keluarga Jawa menekankan pentingnya budi pekerti melalui unggah-ungguh, yang terdiri dari tata susila dan tata krama.Memahami tata krama dan menerapkan tata susila membantu individu untuk mawas diri dan menyadari kapasitas diri, sehingga dapat menjaga keharmonisan dalam hubungan sosial.Meskipun menjunjung tinggi kebersamaan, keluarga Jawa mendorong kemandirian dan tanggung jawab individu dalam menjaga keluhuran diri dan nama baik keluarga.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan unggah-ungguh dalam keluarga Jawa dapat diadaptasi dalam konteks pendidikan formal, guna menanamkan nilai-nilai karakter positif pada generasi muda. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan budaya lain yang memiliki konsep serupa tentang kesopanan dan etika, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam pendekatan pendidikan budi pekerti. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman individu yang tumbuh dalam keluarga Jawa dengan tradisi unggah-ungguh yang kuat, serta dampaknya terhadap perkembangan karakter dan interaksi sosial mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang pentingnya pendidikan karakter berbasis budaya dalam membentuk masyarakat yang harmonis dan beretika, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan.

Read online
File size457.81 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test