UNIRAYAUNIRAYA
Jurnal Panah HukumJurnal Panah HukumDisparitas dalam hukuman untuk kejahatan pencurian biasa terjadi dalam kasus pengadilan. Bukti yang serupa atau bukti faktual yang serupa sering dijumpai dalam dua atau lebih kasus pidana yang serupa, tetapi hakim menerapkan hukuman pidana yang berbeda. Beberapa putusan tersebut, di antaranya yaitu putusan nomor 120/Pid.B/2021/PN.Gst dan putusan nomor 144/Pid.B/2021/PN.Gst. Terdakwa pada ke 2 (dua) putusan tadi didakwa menggunakan pasal yang sama tetapi dijatuhhi putusan pidana penjara yang berbeda. Oleh lantaran itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis disparitas putusan pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian memakai pemberatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian anggaran normatif memakai metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan perbandingan, dan pendekatan analitis memakai mengumpulkan data sekunder yang terdiri dari bahan anggaran primer, bahan anggaran sekunder dan bahan anggaran tersier. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif secara deskriptif, memakai menarik deduksi secara deduktif.
Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, bisa disimpulkan bahwa perbedaan putusan pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian menggunakan pemberatan terletak dalam pertimbangan hakim secara yuridis dan non yuridis.Pertimbangan yuridis mendasar pada surat dakwaan jaksa penuntut umum dan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.Sedangkan pertimbangan non yuridis mendasar pada keyakinan hakim terhadap minimal dua alat bukti yang sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 183 KUHAP.Selain pertimbangan tersebut, juga terletak pada keyakinan hakim, undang-undang, keadaan sosial, akibat perbuatan terdakwa, kondisi diri terdakwa, dan alasan-alasan yang memberatkan dan meringankan hukuman.Yang mana bahwa terdakwa dalam putusan nomor 120/Pid.Gst dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) bulan, sedangkang terdakwa pada putusan nomor 144/Pid.Gst dijatuhi pidana penjara selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana, khususnya dalam kasus pencurian dengan pemberatan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari disparitas putusan hakim terhadap kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi disparitas putusan hakim dan meningkatkan konsistensi dalam penerapan hukum pidana.
| File size | 130.97 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SEBISEBI Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan aplikasi SmartPLS 3. 3. HasilAnalisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan aplikasi SmartPLS 3. 3. Hasil
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Banjir merupakan bahaya kesehatan lingkungan yang berulang dan mengganggu operasional rumah sakit serta mengancam keselamatan pasien di wilayah IndonesiaBanjir merupakan bahaya kesehatan lingkungan yang berulang dan mengganggu operasional rumah sakit serta mengancam keselamatan pasien di wilayah Indonesia
IPMAFAIPMAFA Meski relatif terisolasi dari dunia luar, masyarakat Baduy tidak lepas dari pengaruh agama Islam yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupanMeski relatif terisolasi dari dunia luar, masyarakat Baduy tidak lepas dari pengaruh agama Islam yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Rendahnya kesadaran hukum dapat memicu berbagai masalah sosial yang mengganggu ketertiban umum. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan tinjauanRendahnya kesadaran hukum dapat memicu berbagai masalah sosial yang mengganggu ketertiban umum. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan tinjauan
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini mengembangkan model pendidikan karakter religius mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Menggunakan pendekatanPenelitian ini mengembangkan model pendidikan karakter religius mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Menggunakan pendekatan
UNARSUNARS Pendidikan agama dan dukungan pemerintah berpengaruh secara simultan pada kepatuhan membayar ZIS oleh ASN. Pendidikan agama memiliki pengaruh dominan terhadapPendidikan agama dan dukungan pemerintah berpengaruh secara simultan pada kepatuhan membayar ZIS oleh ASN. Pendidikan agama memiliki pengaruh dominan terhadap
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data dari data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi,Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data dari data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi,
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yaitu merangkum hasilInstrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif, yaitu merangkum hasil
Useful /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Pitara RT 03 RW 13 berhasil mengoptimalkan promosi dua UMKM lokal (toko sembako dan nasi bakar) dengan media banner. Kegiatan yang menggunakan metode partisipatorisPitara RT 03 RW 13 berhasil mengoptimalkan promosi dua UMKM lokal (toko sembako dan nasi bakar) dengan media banner. Kegiatan yang menggunakan metode partisipatoris
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Selain itu, kualitas layanan dan nilai pelanggan juga ditemukan memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap tingkat kepuasan. Hasil ini mengonfirmasiSelain itu, kualitas layanan dan nilai pelanggan juga ditemukan memberikan pengaruh langsung dan signifikan terhadap tingkat kepuasan. Hasil ini mengonfirmasi
UBUB Namun, Undang‑Undang Nomor 4 Tahun 2009 memiliki tingkat kualitas hukum yang lebih tinggi dibandingkan Undang‑Undang Nomor 3 Tahun 2020. TemuanNamun, Undang‑Undang Nomor 4 Tahun 2009 memiliki tingkat kualitas hukum yang lebih tinggi dibandingkan Undang‑Undang Nomor 3 Tahun 2020. Temuan
UBUB The results aim to identify the traditional knowledge of the Tenganan community and classify it within the Indonesian Intellectual Property Rights Law,The results aim to identify the traditional knowledge of the Tenganan community and classify it within the Indonesian Intellectual Property Rights Law,