UNWIDHAUNWIDHA

WIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah KependidikanWIDYA DIDAKTIKA - Jurnal Ilmiah Kependidikan

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknik dasar servis dalam permainan bulutangkis melalui penggunaan media video tutorial pada kegiatan ekstrakurikuler di PB Elang Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa, terdiri dari 9 laki-laki dan 6 perempuan. Instrumen pengumpulan data berupa observasi dan tes keterampilan servis berdasarkan 10 aspek teknik yang dinilai. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pra siklus hingga siklus II. Pada siklus II, 11 dari 15 siswa (73%) mencapai kategori Baik (nilai 80-89) dan Sangat Baik (nilai 90-100), berdasarkan skor dari aspek-aspek seperti posisi berdiri, koordinasi tangan, arah dan akurasi pukulan. Sementara itu, tidak terdapat lagi siswa yang berada pada kategori Kurang atau Sangat Kurang. Temuan ini menunjukkan bahwa media video tutorial efektif dalam membantu siswa memahami dan mempraktikkan teknik servis dengan lebih tepat dan konsisten.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus pada ekstrakurikuler bulutangkis di PB Elang Yogyakarta, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video tutorial terbukti efektif dan signifikan dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar servis siswa.Pada pra siklus, sebagian besar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan belajar, di mana hanya 4 siswa (27%) berada pada kategori Baik, dan sebanyak 9 siswa (60%) masih berada di kategori Kurang dan Sangat Kurang.Setelah dilakukan siklus I, terjadi peningkatan yang cukup signifikan.Jumlah siswa dalam kategori Sangat Baik bertambah menjadi 2 siswa (13%), dan yang berada di kategori Baik menjadi 5 siswa (34%), sementara jumlah siswa dalam kategori Kurang dan Sangat Kurang menurun menjadi 5 siswa (33%).Peningkatan semakin terlihat jelas pada siklus II, di mana tidak ada lagi siswa yang berada dalam kategori Kurang maupun Sangat Kurang.Sementara itu, jumlah siswa pada kategori Sangat Baik meningkat menjadi 4 siswa (27%), dan kategori Baik meningkat menjadi 7 siswa (46%).Dengan demikian, sebanyak 11 siswa (73%) berhasil mencapai kategori ketuntasan yang tinggi (Baik dan Sangat Baik), serta 4 siswa (27%) berada dalam kategori Cukup, yang berarti seluruh siswa telah melampaui nilai batas minimum ketuntasan belajar yaitu 70.Pencapaian ini menunjukkan bahwa penggunaan video tutorial dalam latihan teknik servis memberikan dampak positif terhadap kemampuan siswa, khususnya dalam aspek koordinasi gerakan, ketepatan pukulan, arah dan jarak shuttlecock, serta keselarasan gerakan secara keseluruhan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara penggunaan video tutorial dengan metode pembelajaran konvensional dalam meningkatkan pemahaman teknik servis bulutangkis. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek tertentu dalam teknik servis, seperti koordinasi gerakan atau ketepatan pukulan, untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang paling efektif dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak penggunaan video tutorial terhadap motivasi dan partisipasi aktif siswa dalam ekstrakurikuler bulutangkis, serta bagaimana media ini dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman belajar secara keseluruhan.

Read online
File size391.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test