ITATSITATS
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyJournal of Applied Sciences, Management and Engineering TechnologyPenelitian ini membahas mitigasi risiko kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit menggunakan pendekatan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Penentuan Pengendalian (HIRADC) serta Analisis Pohon Kesalahan (FTA). Studi kasus dilakukan di PT. XYZ dengan tujuan mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian yang efektif untuk mengurangi kecelakaan kerja. Penelitian ini menyajikan pendekatan terpadu HIRADC dan FTA dalam konteks perkebunan kelapa sawit, yang berhasil mengidentifikasi tujuh potensi bahaya berisiko tinggi dan menemukan akar penyebabnya. Penerapan pengendalian risiko berdasarkan analisis ini terbukti efektif dalam mengurangi tingkat risiko secara signifikan. Metode HIRADC digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai tingkat risiko berbagai aktivitas kerja di perkebunan, sementara FTA diterapkan untuk menganalisis akar penyebab kecelakaan kerja secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahaya utama di perkebunan meliputi penggunaan alat berat, kontak dengan bahan kimia, dan kondisi lingkungan yang berbahaya. Penelitian ini menerapkan pendekatan HIRADC dan FTA untuk mengidentifikasi tujuh bahaya yang dikategorikan sebagai berisiko tinggi (Risk Score RS ≥ 8–9), seperti tertusuk duri kelapa, tertimpa pelepah, dan tertabrak alat panen. Setelah mengimplementasikan langkah pengendalian risiko berbasis ISO 45001, semua risiko berhasil dikurangi menjadi sedang (RS = 4–6) atau rendah (RS ≤ 3), menunjukkan efektivitas signifikan metode dalam mengurangi potensi kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuh potensi bahaya di perkebunan kelapa sawit PT.XYZ teridentifikasi sebagai risiko tinggi, meliputi tertusuk duri kelapa, tertimpa pelepah, tertabrak FFB, tertimpa alat kerja, tertusuk alat panen, tertabrak alat berat, dan terjepit pintu bak truk.Pengendalian risiko yang efektif memerlukan peningkatan kesadaran pekerja, penerapan SOP yang jelas, dan pengawasan yang ketat.Dengan implementasi langkah-langkah mitigasi yang tepat, potensi kecelakaan kerja di perkebunan kelapa sawit dapat dikurangi secara signifikan, sehingga meningkatkan keselamatan dan produktivitas pekerja.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan teknologi sensor berbasis IoT dalam memantau kondisi lingkungan perkebunan secara real-time, khususnya terkait potensi bahaya seperti kelembaban tanah, suhu, dan keberadaan duri kelapa. Hal ini dapat memberikan peringatan dini kepada pekerja dan memungkinkan tindakan pencegahan yang lebih cepat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan program pelatihan keselamatan yang disesuaikan dengan karakteristik demografis dan tingkat pendidikan pekerja, dengan memanfaatkan metode pembelajaran interaktif dan simulasi virtual untuk meningkatkan pemahaman dan retensi informasi. Ketiga, penting untuk meneliti dampak penerapan sistem manajemen keselamatan berbasis digital, seperti penggunaan aplikasi mobile untuk pelaporan insiden dan pemantauan kepatuhan terhadap SOP, terhadap peningkatan budaya keselamatan di perkebunan kelapa sawit. Integrasi ketiga saran ini diharapkan dapat menciptakan sistem keselamatan perkebunan kelapa sawit yang lebih adaptif, responsif, dan berkelanjutan, dengan melibatkan teknologi, pelatihan yang relevan, dan sistem manajemen yang efektif untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
- ANALISA PENERAPAN HIRADC DI TEMPAT KERJA SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN RISIKO: A LITERATURE REVIEW | PREPOTIF... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/prepotif/article/view/2941ANALISA PENERAPAN HIRADC DI TEMPAT KERJA SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN RISIKO A LITERATURE REVIEW PREPOTIF journal universitaspahlawan ac index php prepotif article view 2941
- Analisis Risiko dan Determinan Kejadian Kecelakaan Kerja di Pabrik Minyak Kelapa Sawit | Eka Rini | Jurnal... jurnal.kesdammedan.ac.id/index.php/jurhesti/article/view/248Analisis Risiko dan Determinan Kejadian Kecelakaan Kerja di Pabrik Minyak Kelapa Sawit Eka Rini Jurnal jurnal kesdammedan ac index php jurhesti article view 248
| File size | 4.01 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil perbandingan waktu yang didapatkan dari penelitian ini yaitu material M-System mempunyai waktu pelaksanaan lebih cepat 267% dari material konvensional,Hasil perbandingan waktu yang didapatkan dari penelitian ini yaitu material M-System mempunyai waktu pelaksanaan lebih cepat 267% dari material konvensional,
POLTEKSCIPOLTEKSCI Penerapan sistem manajemen risiko yang efektif merupakan kunci untuk keberhasilan proyek konstruksi, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur yang melibatkanPenerapan sistem manajemen risiko yang efektif merupakan kunci untuk keberhasilan proyek konstruksi, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur yang melibatkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik dengan metode cross sectional, pengambilan data menggunalkan kuesioner denganPenelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey analitik dengan metode cross sectional, pengambilan data menggunalkan kuesioner dengan
UM SURABAYAUM SURABAYA A quantitative experimental method was employed by comparing the QTO results of concrete and reinforcement in major structural elements from both approaches.A quantitative experimental method was employed by comparing the QTO results of concrete and reinforcement in major structural elements from both approaches.
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Potensi risiko tersebut antara lain pajanan terhadap agen penyebab infeksi (human immunodeficiency virus dan virus hepatitis ), radiasi, kebisingan, psikologis,Potensi risiko tersebut antara lain pajanan terhadap agen penyebab infeksi (human immunodeficiency virus dan virus hepatitis ), radiasi, kebisingan, psikologis,
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Piutang usaha adalah tagihan Perusahaan kepada konsumen yang melakukan transaksi secara kredit. Perusahaan biasanya mengharapkan akan menerima kas dariPiutang usaha adalah tagihan Perusahaan kepada konsumen yang melakukan transaksi secara kredit. Perusahaan biasanya mengharapkan akan menerima kas dari
UNSURUNSUR Revolusi industri 4. 0 mempunyai dampak yang besar bagi Negara yaitu memajukan Indonesia dengan cara membangun Sumber Daya Manusia dan meningkatkan polaRevolusi industri 4. 0 mempunyai dampak yang besar bagi Negara yaitu memajukan Indonesia dengan cara membangun Sumber Daya Manusia dan meningkatkan pola
UM SURABAYAUM SURABAYA Dari penyebaran kusioner terhadap 26 responden dapat disimpulkan bahwa 3 faktor utama penyebab keterlambatan proyek gedung hotel di Sidoarjo adalah antaraDari penyebaran kusioner terhadap 26 responden dapat disimpulkan bahwa 3 faktor utama penyebab keterlambatan proyek gedung hotel di Sidoarjo adalah antara
Useful /
STITMUBOSTITMUBO Artikel ini mengkaji pemaknaan dan pengamalan QS. Al-Anam ayat 115 dalam tradisi khataman Al-Quran di Pondok Pesantren Hidayatul Insan dengan menggunakanArtikel ini mengkaji pemaknaan dan pengamalan QS. Al-Anam ayat 115 dalam tradisi khataman Al-Quran di Pondok Pesantren Hidayatul Insan dengan menggunakan
ITATSITATS 6 bar improved Qe and reduced W in both software. Aspen Plus® showed Qe increased from 201.01 kJ/kg to 203.98 kJ/kg, while CoolPack showed an increase6 bar improved Qe and reduced W in both software. Aspen Plus® showed Qe increased from 201.01 kJ/kg to 203.98 kJ/kg, while CoolPack showed an increase
ITATSITATS Materi tersebut dirancang berdasarkan konsep Pembelajaran Kontekstual (CTL). Berdasarkan konsep tersebut, materi pembelajaran harus dikembangkan sesuaiMateri tersebut dirancang berdasarkan konsep Pembelajaran Kontekstual (CTL). Berdasarkan konsep tersebut, materi pembelajaran harus dikembangkan sesuai
UINMADURAUINMADURA Self-regulated learning merupakan perpaduan keterampilan (skill) dan keinginan (will). Pebelajar yang strategis adalah pebelajar yang belajar merencanakan,Self-regulated learning merupakan perpaduan keterampilan (skill) dan keinginan (will). Pebelajar yang strategis adalah pebelajar yang belajar merencanakan,