IFRELIFREL
Philosophy Global: International Journal of Christian and Catholic PhilosophyPhilosophy Global: International Journal of Christian and Catholic PhilosophyArtikel ini membahas tentang manusia yang mencari nama untuk kemasyhuran diri sendiri dalam Kejadian 11:1-9. Manusia tersebut ingin mencari nama agar tidak tersebar di seluruh bumi. Pembangunan Menara Babel menjadi cerita populer pada masa keturunan Nuh karena struktur menara yang menjulang tinggi. Hal ini menjadi acuan bagi manusia untuk mencari nama agar seluruh dunia mengakui kebesaran dan kekuatannya. Menara Babel menjadi simbol kesombongan dan kesombongan manusia. Mencari nama di luar Tuhan adalah tidak pantas dan hanya akan membawa murka Tuhan, sedangkan hal yang benar adalah manusia mendekati Tuhan bukan untuk mencari nama bagi kebesarannya, tetapi untuk memuliakan Tuhan. Oleh karena itu, terkait dengan hal ini, penelitian dilakukan melalui pekerjaan hermeneutika dengan metode kritik historis. Peneliti melakukan pekerjaan hermeneutika untuk mendapatkan makna yang benar dan dapat menjadi referensi bagi pembaca, terutama bagi GMIM Alfa Omega Kumaraka In.
Setelah manusia mencoba membangun menara hingga ke langit, Tuhan turun dan melihat kota-kota dan menara yang didirikan oleh manusia tersebut, serta mengacaukan bahasa mereka dan menyebarkan mereka ke seluruh bumi (lihat Kej.Peristiwa ini adalah titik awal daerah yang disebut Babel.Hal ini menyebabkan pembangunan Menara Babel di bawah kepemimpinan Nimrod, raja Babel, tidak selesai (2350 SM).Kemudian tradisi dari Babel dan naskah dari Sharkalisharri mengatakan bahwa pada tahun 2200 SM raja Agade merekonstruksi kuil Menara Babel (ziggurat).Cerita tentang Menara Babel adalah cerita satu-satunya dalam Perjanjian Panjang, bahkan khusus dalam buku Kejadian.Cerita ini juga merupakan simbol kesombongan manusia pada masa Nuh.Hal ini menjadi sorotan penting dalam buku Kejadian, karena satu-satunya yang membahas tentang kesombongan dan kesombongan manusia untuk mencari nama serta melakukan pemberontakan, membangun menara yang menjulang tinggi hingga ke langit.Oleh karena itu, hal ini menjadi alasan peneliti untuk mengangkat judul Mencari Nama dalam studi hermeneutika kritik historis Kejadian 11.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang motif dan tujuan manusia dalam membangun Menara Babel. Kedua, penelitian tentang dampak dari pencarian nama dan kesombongan manusia terhadap hubungan dengan Tuhan dan sesama. Ketiga, studi tentang cara-cara praktis untuk mencegah dan mengatasi kesombongan dan pencarian nama di dalam gereja dan kehidupan sehari-hari.
| File size | 342.88 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELIFREL Hal ini mengundang eksplorasi komprehensif tentang kepribadian yang melampaui eksistensi biologis semata dan menekankan tanggung jawab moral yang timbulHal ini mengundang eksplorasi komprehensif tentang kepribadian yang melampaui eksistensi biologis semata dan menekankan tanggung jawab moral yang timbul
USBIUSBI Hal ini berarti bahwa inflasi pasokan uang selama periode tersebut tidak sesuai dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Temuan ini sejalan dengan OdumusorHal ini berarti bahwa inflasi pasokan uang selama periode tersebut tidak sesuai dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Temuan ini sejalan dengan Odumusor
LP3MZHLP3MZH Bahasa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masayarakat, karena bahasa memiliki banyak fungsi dalam kehidupan manusia. Fungsi bahasa secara umumBahasa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masayarakat, karena bahasa memiliki banyak fungsi dalam kehidupan manusia. Fungsi bahasa secara umum
IFRELIFREL In this context, the paradigm of eco-missional stewardship becomes a new leadership model that unites mission, spirituality, and ecological responsibility.In this context, the paradigm of eco-missional stewardship becomes a new leadership model that unites mission, spirituality, and ecological responsibility.
IFRELIFREL (1) Hierarki Jabatan, di mana, sebagaimana terlihat dalam konteks GMIM dan Malawi, muncul persepsi bahwa pendeta lebih tinggi dari penatua, dan penatua(1) Hierarki Jabatan, di mana, sebagaimana terlihat dalam konteks GMIM dan Malawi, muncul persepsi bahwa pendeta lebih tinggi dari penatua, dan penatua
IFRELIFREL Dari perspektif psikologi pendidikan, integrasi IPTEKS memperkuat motivasi intrinsik, rasa percaya diri, dan keterlibatan belajar. Pembelajaran bergeserDari perspektif psikologi pendidikan, integrasi IPTEKS memperkuat motivasi intrinsik, rasa percaya diri, dan keterlibatan belajar. Pembelajaran bergeser
DWCUDWCU Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi CLIL untuk pengajaran bahasa Inggris di Indonesia, khususnya bagaimana pendekatan ini dapat digunakanPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi CLIL untuk pengajaran bahasa Inggris di Indonesia, khususnya bagaimana pendekatan ini dapat digunakan
DWCUDWCU This research is a case study with a qualitative method in which the researchers take observation and interview as the data collection technique. The participantsThis research is a case study with a qualitative method in which the researchers take observation and interview as the data collection technique. The participants
Useful /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Fokus pada penelitian ini ingin mengetehui pola-pola penyelesaian konflik yang terjadi pada masyarakat adat terkhusus mayarakat wilayah adat Papua Pegunungan.Fokus pada penelitian ini ingin mengetehui pola-pola penyelesaian konflik yang terjadi pada masyarakat adat terkhusus mayarakat wilayah adat Papua Pegunungan.
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Hasil penelitian menjelaskan bahwa kandungan zat yang terdapat pada Lem Aibon adalah efek halusinasi dan perasaan melayang-layang yang menyebabkan anakHasil penelitian menjelaskan bahwa kandungan zat yang terdapat pada Lem Aibon adalah efek halusinasi dan perasaan melayang-layang yang menyebabkan anak
LP3MZHLP3MZH The findings indicate that the developed model meets three essential criteria of educational product quality: validity, practicality, and effectiveness.The findings indicate that the developed model meets three essential criteria of educational product quality: validity, practicality, and effectiveness.
IAINIAIN Hal ini terbukti dari hasil pre-test, di mana rata-rata skor siswa adalah 99,8, dan setelah diberikan empat kali pengobatan dengan teknik penguatan positif,Hal ini terbukti dari hasil pre-test, di mana rata-rata skor siswa adalah 99,8, dan setelah diberikan empat kali pengobatan dengan teknik penguatan positif,